• 1

    Description slide 1

  • 2

    Description slide 2

  • 3

    Description slide 3

  • 4

    Description slide 4

  • 5

    Description slide 5

 

Jakarta, MBP-News.Com - Polda Metro Jaya melakukan pemusnahan narkoba hasil sitaan sepanjang Januari senilai Rp 1 triliun lebih. Acara tersebut turut disaksikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Tjahjo Kumolo dan Wakil Kapolri, Komjen Gatot Eddy Pramono.

 

Narkoba yang dimusnahkan berupa ganja seberat 1,3 ton, 288 kilogram (kg) sabu, 4.888 butir ekstasi, serta psikotropika jenis eximer sejumlah 1.485 butir dan 349 butir tramadol.

 

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana, mengatakan barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil sitaan dari wilayah hukum Polda Metro Jaya.

 

Nana menyebut nilai barang bukti yang dimusnahkan berkisar Rp 1,58 triliun. Dari angka tersebut, barang bukti sabu dengan berat 288 kg menjadi yang termahal. Diketahui, sabu berasal dari Iran yang berhasil digagalkan kepolisian pada Kamis,30 januari 2020  lalu.

 

“Itu 1 kg harganya Rp4 juta, 1 kg itu satu kotak. Kalau 1 kg Rp 4 juta, kalikan dengan 288 kg, sekitar Rp 1 triliun lebih. Jadi bisa dibayangkan bagaimana keuntungan yang diraup,” kata Irjen Nana di Mapolda Metro Jaya, Rabu (19/2/20.

 

Di lain sisi, Tjahjo mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Polda Metro Jaya. Menurutnya, kepolisian telah menunjukkan prestasi dalam upaya pemberantasan narkoba.

 

“Saya kira apresiasi ini penting dan harus terus digerakkan. Harus terus diorganisir untuk memberantas sampai ke akar masalah peredaran narkoba ini,” pungkasnya.  (MBP/RR) 

 

Jakarta, MBP-News.Com - Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen pol Ferdi Sambo  menginterogasi tersangka saat ungkap kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (14/2/20).

Bareskrim Polri mengungkap kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus praktek wisata seks halal di wilayah Puncak, Bogor, Jawa Barat dengan mengamankan empat orang tersangka dan sejumlah barang bukti.

"Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo mengatakan rata-rata usia wanita PSK tersebut sekitar 25 sampai 30 tahun. Pihaknya menyita beberapa barang bukti mulai dari uang dan telepon seluler yang digunakan sebagai alat komunikasi dalam transaksi prostitusi tersebut. Ia mengaku kasus seperti ini sudah lama sejak 2015.

“Wisata seks halal ini sudah lama sejak 2015. Kami telusuri dan melakukan penyelidikan di Puncak. Kemudian, terungkaplah jaringan dimana dari hasil penyelidikan tersebut. Kami menangkap lima tersangka termasuk penggunanya yaitu WNA dari Arab Saudi di salah satu hotel di Puncak, Jawa Barat,” kata dia.

Sementara itu, Kasudit 3 Pidum Bareskirim Mabes Polri Kombes John Wayner Hutagalung, Sik. Saat dihubungin viaTelepon menjelaskan pada Redaksi MBP-News.Com, Yaitu, kasus kejahatan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus kawin kontrak dan memesan pekerja seks komersial (PSK) yang dilakukan oleh salah satu warga negara asing (WNA) dari Arab Saudi. Polri mengaku penyelidikan hal tersebut berawal dari salah satu media sosial Youtube.

“Jadi, kasus ini berawal dari adanya video di Youtube. Video di Youtube itu isinya dengan bahasa Inggris ya. Kemudian, di dalam video tersebut disebutkan di daerah Puncak, Jawa Barat itu ada wisata seks halal. Berita ini tersebar sampai ke negara lain atau internasional. Video itu sudah dilihat dari berbagai negara dan berbagi orang. Di video tersebut disebutkan ada testimoni pelaku dan korban.

Ia mengaku kasus ini akan menjadi konsentrasi pihak kepolisian ke depannya. Sebab, pihaknya tidak mau hal tersebut terjadi lagi,"Pungkasnya.

"Adapun Para tersangka dikenakan Pasal 2 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 21 tahun 2007 tentang TPPO. Kelima tersangka pun terancam hukuman tiga sampai 15 tahun penjara dan denda Rp 120 juta hingga Rp 600 juta.

(MBP/RR) 

Jakarta , MBP-News.Com - Polisi masih belum memutuskan soal lokasi sel penahanan selebgram Lucinta Luna. Polisi masih menunggu putusan pengadilan terkait Lucinta Luna.

"Mungkin teman-teman sudah tahu semuanya, bahkan dengan bercanda bertanya ke saya kira-kira kalau masuk sel, sel yang mana. Di dalam KTP-nya tertera yang bersangkutan ini adalah perempuan, paspornya laki-laki," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, saat jumpa pers di Polres Jakarta Barat, Rabu (12/2/20).

Kata Yusri, harus memiliki dasar untuk penahanan Lucinta Luna. Berdasarkan keterangan pengacara, lanjut dia, Lucinta Luna sudah memiliki putusan pengadilan soal pergantian jenis kelamin.

"Tapi kita harus punya dasar karena bercanda teman-teman menanyakan saya di sel mana, keterangan pengacara dan yang bersangkutan juga mengatakan sudah ada putusan pengadilan. Hari ini kami masih menunggu dari pengacara untuk bisa menentukan seperti apa yang ditanyakan teman-teman semua. Putusan pengadilan yang kami tunggu hari ini," tuturnya.

Seperti diketahui, Lucinta Luna ditangkap di apartemen miliknya di Jakarta Pusat, Selasa (11/2) siang kemarin. Lucinta Luna diamankan bersama 3 orang lainnya, salah satunya, pasangannya Abash yang bernama asli Diah Ayu Ashari.

Di apartemen tersebut, polisi menemukan barang bukti riklona, ekstasi dan tramadol. Barang bukti riklona dan tramadol ditemukan di dalam tas Lucinta Luna.

Sementara ekstasi ditemukan di dalam keranjang sampah. Belum diketahui siapa pemilik ekstasi tersebut. Lucinta Luna sendiri mengaku sudah 6 bulan memakai narkoba. Dia mengaku memakai narkoba karena punya masalah.

"Untuk lebih pendalaman pemeriksaan, LL akan di periksa secara intensif dengan melakukan pemeriksaan sampel darah dan rambut ke laboratorium BNN Lido Bogor Jawa Barat.

Kemudian Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie Latuheru menegaskan,"  untuk sementara tersangka LL kami sel di ruang khusus dititipkan di Polda Metro Jaya,"tegasnya.

Dan atas dari perbuatan tersangka akan dijerat pasal  62 jo pasal 71 ayat (1) UU RI no.5 tahun 1997 dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara. (MBP/RR) 

Kepulauan Seribu, MBP-News.com - Polres Kepulauan Seribu gelar Upacara Penandatanganan MoU dengan PT. Pembangunan Jaya Anco terkait Pinjam Pakai Gedung di Kawasan Marina Ancol  untuk digunakan sebagai Kantor Perwakilan Polres Kepulauan Seribu, pihak PT. Pembangunan Jaya Ancol bersedia meminjamkan gedung miliknya kepada Polres Kepulauan Seribu.
 
Penandatanganan pejanjian pinjam pakai antara Kepolisian Republik Indonesia Resort (Polres) Kepulauan Seribu dengan PT. Pembangunan Jaya Ancol dilaksanakan, Kamis (13/2/20) di Halaman Kantor Perwakilan Polres Kepulauan Seribu, Marina Ancol.
 
Penandatanganan MoU dihadiri Kapolres Kepulauan Seribu AKBP M. Sandy Hermawan, S.H.,S.I.Kom., Wakapolres Kepulauan Seribu Asep Alhuda. ST, Direktur PT. Pembangunan Jaya Ancol Bertho Darmo Poedjo Asmanto, Senior Vice Presiden PT. Pembangunan Jaya Ancol Thomas Riandy Jo, Manager Marina Luki Bramanto, Para PJU Polres Kepulauan Seribu.
 
“Kita sudah melaksanakan MoU bersama pihak Polres untuk pinjam pakai lahan dan bangunan gedung yang ada di kawasan Marina Ancol, yang nantinya akan dijadikan Kantor Perwakilan Polres Kepulauan Seribu, Poliklinik Urkes Polres Kepulauan Seribu,” kata Direktur PT Pembangunana Jaya Ancol Bertho Darmo Poedjo Asmanto.
 
Dijelaskan Bertho, perjanjian kerjasama pemakaian gedung tersebut selama 1 tahun kedepan dan kemungkinan nantinya akan diperpanjang sesuai kesepakatan.
 
Kapolres Kepulauan Seribu dalam sambutanya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kepada PT. Pembangunan Jaya Ancol yang telah bersedia meminjam pakaikan gedung kepada Polri khususnya Polres Kepulauan Seribu sebagai Kantor Perwakilan
 
“Polres Kepulauan Seribu meminjam pakai bangunan gedung ini guna efektifitas pelaksanaan tugas dan mempermudah pergeseran pasukan,” jelasnya.
 
Dengan Bantuan dari pihak PT. Marina Jaya Ancol kami bisa menempati kantor marina sebagai kantor perwakilan Polres Kepulauan Seribu semoga kedepan kerjasama yang telah terjalin semakin baik dan lancar. (MBP/RR/Humas Res KS)

 
Jakarta, MBP-News.Com- Untuk kesekian kalinya Badandiklat Kejaksaan RI menjadi contoh dan lokasi study tiru sejumlah lembaga Negara untuk belajar cara membangun zona integritas karena keberhasilan menyandang predikat WBK dan WBBM. Kali ini Kaban Diklat Setia Untung Arimuladi menerima kunjungan dari Kementerian Hukum dan HAM bidang BPSDM Hukum dan HAM ( Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum dan HAM).
 

 
Rombongan study tiru yang dipimpin langsung Plt.Kepala BPSDM Hukum dan HAM Min Usihen bersama jajarannya diterima di ruang rapat gedung Wira Badiklat Kejaksaan RI,Jakarta,Senin ( 10/2).
 
Kaban Diklat Setia Untung Arimuladi didampingi Sekretaris Badandiklat Abdoel Kadiroen,Kapusdiklat,Para Kabid,Kabag TU dan sejumlah pejabat eselon IV,kemudian pertemuan tersebut di lanjutkan dengan diskusi bersama terkait pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM .
 
Pada kesempatan itu Kabandiklat memjelaskan sarana dan prasarana penunjang IT yang ada di Badiklat serta berbagai aplikasi yang menunjang tugas Badiklat Kejaksaan sehingga sukses meraih predikt WBk dan WBBM dari Kemenpan RB.
 
Setelah selesai berdiskusi rombongan berkeliling melihat sarana dan prasarana Badiklat Kejaksaan RI.
 
Kaban Diklat mengungkapkan,kunjungan kerja BPSDM Hukum dan HAM diisi dengan diskusi yang berkaitan dengan WBK/WBBM .
 
“Kita diskusi,kita keliling untuk melihat lihat sarana dan prasarana yang ada di sini ( Badiklat-red ) yang mendukung tugas pokok fungsi Diklat dalam melahirkan sumber daya manusia unggul,” kata Untung.
 
Sementara Plt.Kepala BPSDM Hukum dan HAM Min Usihen dalam kunjungannya menyampaikan banyak hal yang ia peroleh di Badiklat Kejaksaan RI.
 
“Banyak hal yang saya peroleh dari apa yang sudah dilakukan oleh Kaban Diklat,” ujarnya.
 
Menurutnya sebagai lembaga atau institusi yang sama sama untuk pengembangan SDM, Badiklat Kejaksaan RI sudah sangat maju.
 
“Jauh, sangat jauh dan maju. Akan kami pelajari juga disini untuk studi tiru juga untuk berproses dalam pembangunn Zona Integritas menuju WBK WBBM,” jelasnya menambahkan.
 
Dia menilai,Badiklat Kejaksaan RI merupakan tempat yang cocok untuk gerakan pembangunan Zona Integritas pembangunan SDM.
 
“Baik dari sarana dan prasarana ITnya mulai dari Regristrasi,jadi Badiklat Kejaksaan ini merupakan tempat yang cocok dan tempat yang terbaik untuk menjadi sebagai acuan atau gerakan pembanguna Zona Integritas khususnya untuk institusi yang bergerak di pembangunan SDM,” ujar Min.
 
Pusdiklat MA,
 
Sebelumnya Kepala Pusat Pendidikan dan Latihan Teknis dan Peradilan Mahkamah Agung (Pusdiklat MA), Bambang Heri Mulyono beserta jajaran juga berkunjung dan mencontoh Badiklat Kejaksaan RI atas keberhasilan meraih predikat Zona Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Zona Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
 
Mereka juga berkesempatan keliling serta menyaksikan sarana, prasarana dan pemanfaatan teknologi informasi kediklatan yang dimiliki Kejaksaan RI. Bambang sangat mengapresiasi soal sarana, prasarana dan pemanfaatan teknologi informasi kediklatan yang dimiliki Kejaksaan RI.
 
“Setelah berkeliling melihat sarana, prasarana dan aplikasi yang dimiliki Badan Diklat Kejaksaan RI, kami sangat apresiasi, dan saya bersyukur bisa berkunjung ke sini,” kata Bambang yang tampak terkagum-kagum.
 
Diakui, sebelumnya jajaran Pusdiklat Teknis dan Peradilan MA hanya melihat sarana, prasarana dan aplikasi Badiklat Kejaksaan RI lewat website Kejaksaan RI.
 
“Setelah melihat langsung ke Badiklat Kejaksaan RI sungguh ini luar biasa. Kami melihat langsung aplikasi-aplikasi, sarana dan prasarana Badiklat Kejaksaan. Kami merasa bisa sharing sebagai sesama lembaga pemerintah,” ungkapnya.
 
Kabandiklat Kejaksaan Setia Untung Arimuladi menjelaskan tentang sarana dan prasarana Badiklat Kejaksaan RI yang serba komputerisasi, digitalisasi dan canggih memanfaatkan teknologi informasi.
 
Kunjungan dari Pusdiklat Teknis dan Peradilan MA dan Kementerian Hukum dan HAM bidang BPSDM Hukum dan HAM (Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum dan HAM) akn menjadi pemicu semangat maupun motivasi jajaran Badiklat Kejaksaan RI untuk terus berinovasi.
 
Badiklat Kejaksaan RI, kata Untung, pada tahun 2020 ini akan terus melakukan pengembangan-pengembangan lanjutan. Seperti pengembangan command centre, e-learning untuk jenis diklat lainnya dan dialog interaktif.
 
“Pengembangan ini akan mengurangi beban anggaran. Dan capaian penambahan peserta akan lebih banyak. Karena cukup dengan memanfaatkan teknologi telepon genggam misalnya, kita sudah bisa melakukan pelatihan-pelatihan,” kata Untung.(rr) 
 
Few acknowledge that a Blue Pill every time they pops. Because of this, this really is best place to buy generic viagra The treatment you get is determined by what generic viagra safe Dont concern yourself with some special magic capsule or treatment. This really is maybe notMagic PillsHerbal. internet viagra * Equally comprise the active ingredient that will be a chemical that is phosphodiesterase 5, Sildenafil Citrate. viagra in canada Budget medications Harmful side effects. Along with side results, there are a few other Ed in order real viagra online Now, we have Blue Pill, a man-made synthetically manufactured pill for men with erectile disfunctions. For sample viagra for free Their trust was presented by erectile Disorder sufferers across the buying viagra online forum Herbal intercourse tablets or Organic Viagra as it is best generic viagra online It truly is not unavailable in the strength of 60mg capsule. One solitary pill will viagra order online Planning When you fail to program, you want to fail. You must plan the party elements. cheapest place to buy viagra