• 1

    Description slide 1

  • 2

    Description slide 2

  • 3

    Description slide 3

  • 4

    Description slide 4

  • 5

    Description slide 5

 

MBP-News, Perubahan paradigma teknologi informasi tengah mengalami transformasi yang sangat signifikan. Perluasan informasi yang masih di media sosial saat ini mampu merubah cara berfikir dan bersikap publik terhadap suatu fenomena yang berada di sekitar kita.

 

Etika jurnalistik yang selama ini di junjung tinggi oleh media cetak, elektronik dan on line pun kini tengah mengalami vibrasi informasi akibat isu-isu yang di hembuskan melalui media sosial.

 

Tidak jarang opini publik terbangun oleh kesesatan isu yang dihembuskan melalui akun-akun medsos yang mengabaikan etika publikasi dan informasi serta norma yang ditetapkan dalam amanah UU nomor 19/2019 tentang ITE. Dapat dipahami jika jalur pintas yang ditempuh oleh para netizen sebagai bentuk penyampaian aspirasi publik yang tidak terserap secara baik dalam media mainstream ataupun pihak-pihak lain yang terkait.

 

Namun, hal ini menjadi berbeda jika konten-konten yang siarkan  justru menjadi sumber kesesatan logika (logical fallacy) yang disebabkan oleh kesalahan pemilihan bahasa  dan relevansi materi. Jika ini terjadi dan dijadikan rujukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dalam kehidupan kemasyarakatan yang plural, niscaya akan menimbulkan overload informasi dan berimplikasi pada kebingungan pengambilan keputusan baik individu, kelompok maupun institusi.

 

Hal tersebut dapat dilihat dari maraknya berita-berita Hoax dan ujaran kebencian yang berujung kepada pertentangan antar kelompok dan dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.

 

Selain itu, dapat kita sadari, konten-konten yang di kibaskan di media sosial berhasil mendegradasi kepercayaan publik terhadap institusi bahkan pemerintah. Situasi  tersebut membuktikan bahwa dinamika dunia maya yang penuh dengan fantasi telah berhasil merubah realita kehidupan.

 

Beragam kesesatan logika saat ini berkembang dengan luar biasa tidak hanya terkait dengan pemaksaan ideologi/kepercayaan namun juga diskusi yang tidak mau terbantahkan, pemaksaan opini mayoritas, dan lain sebagainya. Berbagai kesesatan tersebut sesungguhnya bertentangan dengan hak-hak publik untuk mendapatkan informasi dan berita yang terbuka dan memiliki nilai-nilai kebenaran  yang terkonfirmasi.

 

Terkait dengan hal tersebut dan untuk mendukung  silogisme publik, maka didalam media sosial harus didukung dengan perangkat infomasi baik dan benar yang didasari pada landasan moral dan etika profesi. Kedua platform tersebut tentu masih sulit terwujud di dalam dunia medsos yang penuh dengan keabu-abuan informasi maupun kabut fakta. Sebagaimana kita ketahui, media sosial yang berada dalam spektrum dunia maya, menyulitkan bagi para pemirsa (netizen) untuk mengetahui keabsahan dan akurasi berita yang diusung.

 

Oleh karena itu, terkait dengan amanah Undang-Undang keterbukaan informasi, TNI AD mengajak agar seluruh komponen bangsa untuk terlibat dalam memanfaatkan media sosial secara cerdas dan bijak dengan senantiasa melakukan  penyaringan berita/isu yang ada sebelum meng-share ataupun memviralkannya baik di Medsos maupun media publik lainnya.

 

Jikapun terdapat hal-hal sensitif untuk diadukan, secara institusi  TNI AD  sangat terbuka menerimanya. Diera seperti saat ini, justru dapat dijadikan sebagai bahan masukan yang konstruktif untuk kepentingan pembangunan TNI AD sebagai Alat Pertahanan yang tangguh dan semakin dicintai oleh rakyatnya yang notabene adalah ibu Kandung TNI.  Namun demikian, tentunya diharapkan aduan yang diajukan dilengkapi dengan data dan fakta serta identitas yang jelas agar dapat dipertanggungjawabkan secara moral  dan etika.

 

Guna menjaga stabilitas opini publik dan kondisi sosial kemasyarakatan, maka  untuk menampung dan menindaklanjuti berbagai aspirasi publik serta komitmen yang disampaikan Panglima TNI bahwa TNI tidak anti kritik, maka TNI AD berharap agar  aduan/saran/masukan dapat disalurkan secara resmi kepada institusi, baik secara langsung ke Pomdam/Denpom/Subdenpom atau seluruh jajaran TNI AD yang terdekat maupun dikirim ke alamat email resmi Dinas Penerangan TNI AD  yaitu  This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.. (MBP-News/Anang.s).

MBP-News, Balikpapan

Penyelidikan kasus tumpahan minyak di Teluk Balikpapan beberapa saat lalu mulai maju satu langkah. Penyidik Polda Kalimantan Timur menyita kapal MV Ever Judger dan memeriksa anak buah dan nahkoda kapal yang semuanya warga negara Tiongkok.

Hal tersebut disampaikan oleh Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Drs. Setyo Wasisto, SH. Jum'at (28/04/18).

Setyo Menerangkan,

"Kapal berbendera Panama tersebut diduga kuat yang menyebabkan patahnya pipa bawah laut milik Pertamina. Namun, persisnya saya kurang paham. Bisa jadi dia tidak punya peta di daerah itu. Itu harusnya tidak boleh buang sauh disitu. Maka kalau bukan jangkarnya putus, ya pipanya yang putus," pungkas Setyo.

(Ray/SR/Humas)

MEDAN MBP-News, Sabtu 23 September 2017 di wilayah Polrestabes Medan, Sebagaimana Laporan Polisi Nomor. LP/863/IX/2017/SU/Polrestabes Medan/Sek. Medan Kota pada tanggal 24 September 2017 a/n Pelapor Tiodora Sihombing S.Psi 

 

Awal mula Pada hari saptu tanggal 23 September 2017 korban mendapat orderan penumpang dari Jl. Sutomo medan dengan tujuan Jl. Wahidin medan, sesampai dipertengahan jalan korban ditodongkan dengan sebilah pisau dan langsung menusuk pada dada korban hingga korban meninggal dunia, kemudian pada hari minggu tanggal 24 September 2017 korban ditemukan oleh security dalam parit di Perumahan Giant House. Petugas Polrestabes medan meninjau lokasi dan melakukan identifikasi yang diketahui korban bernama David Zulher Simanjuntak, SH usia 46 Th.

 

Menindak lanjuti laporan tersebut Tim yang di pimpin oleh Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP FEBRIANSYAH, SIK pada hari senin 25 september 2017 pukul 08.06 WIB bertindak di Jl. Ismaliyah medan  melakukan pengejaran mobil toyota avanza warna putih dengan No.Pol BK 1281 BP yang dikerdarai pelaku perampasan, namun pelaku berusaha melarikan diri sehingga petugas memberikan tembakan peringatan beberapa kali, kemudian di Jl.Pandu medan tepatnya didepan toko sinar mulia sejahtera mobil yang dikendarai pelaku menabrak pohon, lalu pelaku keluar dari mobil dan berusaha melarikan diri hingga terjadi perlawanan terhadap petugas dengan sebilah pisau, sehingga petugas bertindak tegas atas perbuatan yang dilakukan pelaku yaitu Ari dan M.Rizky.

 

Petugas mengamankan berupa 2 unit HP, 1 buah KTP, SIM, ATM, Tas loreng, Kunci mobil, dan STNK mobil korban BK 1281 BP, Barang tersebut yang digunakan tersangka untuk tindak kejahatan dan sebagai Barang bukti penyelidikan lebih lanjut.( Anjar/MBP )

 LAPORAN INFORMASI

Dari    : PW.Kab.Demak

Kepada     : Dantim 

Bidang      : Sosbud

Perihal      : Pendalaman terkait penyanderaan 34 orang warga Ds.Kedondong Kec.Demak Kab.Demak di Mimika- Papua

Sumber :

1. Sdr.Sistianto (Kepala Desa Kedondong Kec.Demak Kab.Demak)

2. Sdri.Siti Muzaidah (Istri Matias Widyo Hananta,korban penyanderaan) 

Nilai : B-2

_________________________________ 

I. FAKTA – FAKTA :

A. Pendalaman terkait adanya  Warga Kab.Demak yang ikut disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) bersama warga Papua lainnya di Mimika-Papua dimana diperoleh informasi bahwa ada sejumlah 34 orang warga asal dari Kab.Demak Ds.Kedondong Kec.Demak yang didapat dari salah satu keluarga korban penyandraan yang melapor kepada Kepala Desa Kedondong dan ditindaklanjuti oleh Kades setempat dilaporkan ke Poores Demak.

 

B. Adapun Data warga Ds.Kedondong yang di sandera oleh kelompok Kriminalitas Bersenjata (KKB) di Mimika - Papua sbb:

1) Sukarman

Alamat : Desa Kodondong Rt.01/04 Kec.Demak Kota Kab.Demak

2) Masrokan

Alamat : Ds.Kedondong Rt.06/03 Kec.Demak Kota Kab.Demak

3) Sudaloto

Alamat : Ds. Kedondong Rt 01/01 Kec.Demak Kota Kab.Demak

4) Zenali Sukiswanto

Alamat : Ds. Kedondong Rt.01/01 Kec.Demak Kota Kab.Demak

5) Agus Danel

Alamat : Ds. Kedondong Rt.02/06 Kec.Demak Kota Kab.Demak

6) Samuel Yadioko

Alamat : Ds. Kedondong Rt.03/01 Kec.Demak Kota Kab.Demak

7) Eko Priyo Saputro

Alamat : Ds. Kedondong Rt 09/02 Kec.Demak Kota Kab.Demak

8) Yulius Yonatan

Alamat : Desa kedondong Rt.03/01 Kec.Demak Kota Kab.Demak

9) Matias Widyo Hananta

Alamat : Ds. Kedondong Rt.03/01 Kec.Demak Kota Kab.Demak

10) Mardiono

Alamat : Ds. Kedondong Rt 02/06 Kec.Demak Kota Kab.Demak

11) Mustofa 

Alamat : Ds. Kedondong Rt 6/5 Kec. Demak kota

12) Nursito 

Alamat : Ds.Kedondong Rt 6/1 Kec.Demak kota

13) Nur Cholus 

Alamat : Ds.Kedindong Rt 5/6.Kec.Demak kota

14) Suwarto 

Alamat : Ds.Kedondong Rt 4/6 Kec.Demak kota

15) Suwanto 

Alamat : Ds. Kedondong Rt 2/6 Kec.Demak kota

16) Slamet Mandek : 

Alamat : Ds. Kedondong Rt 4/5 Kec. Demak kota

17) Nardi 

Alamat : Ds.Kedondong Rt 1/6 Kec.Demak kota

18) Limber Waluyo 

Alamat : Ds.Kedondong Rt 5/6 Kec.Demak kota

19) Tri Hadi 

Alamat : Ds. Kedondong Rt 4/Rw 2 Kec.Demak kota

20) Eko Supriyo 

Alamat : Ds. Kedondong Rt 4/Rw 5 Kec.Demak kota

21) Eko supriyo 

Alamat : Ds. Kedondong Rt 4/05 Kec.Demak kota

22) Maryanto 

Alamat : Ds. Kedondong Rt 01/04 Kec. Demak kota

23) Suroso 

Alamat : Ds. Kedondong Rt 06/03 Kec.Demak kota

24) Sugeng : 

Alamat : Ds. Kedondong Rt 04/05 Kec.Demak kota

25) Suhadi : 

Alamat : Ds. Kedondong Rt 04/05  Kec. Demak kota

26) Budi tikno : 

Alamat : Ds. Kedondong Rt 04/06.Kec.Demak kota

27) M. Wahyudi 

Alamat : Ds. Kedondong Rt 06/05 Kec. Demak kota

28) Kasdan : 

Alamat : Ds. Kedondong Rt 06/05 Kec. Demak kota

29) Sutomo 

Alamat : Ds. Kedondong Rt 06/05 Kec.Demak kota

30) Sutopo 

Alamat : Ds. Kedondong Rt 01/ 02 Kec. Demak kota

31) Sutopo 

Alamat : Ds. Kedondong Rt 04/05 Kec.Demak kota

32) Sadiman 

Alamat : Ds. Kedondong Rt 02/06 Kec. Demak kota

33) Kusri  : 

Alamat : Ds. Kedondong Rt 02 /04 Kec.Demak kota

34) Karen : 

Alamat : Ds. Kedondong Rt 06/05 Kec.Demak Kota Kab.Demak.

C. Hasil penelusuran di keluarga salah satu korban penyanderaan dan Kepala Desa Kedondong didapatkan informasi sbb :

1. Keterangan Sdr. Sistianto (Kepala Desa Kedondong Kec.Demak Kab.Demak) sbb:

a. Sumber menyampaikan bahwa benar adanya 34 orang  warga Ds.Kedondong kec.Demak Kab.Demak yang semua laki-Laki  menjadi korban penyanderaan oleh Kelompok Kriminalitas Bersenjata (KKB) di Mimika Papua,dengan adanya kejadian tersebut sumber menyayangkan bahwa dari pihak kelurga korban melaporkan kejadian tersebut  baru hari senin pada tanggal 06 November 2017.

b. Sumber menyampaikan menurut informasi penyanderaan sudah berlangsung kl 3 minggu tetepi warga baru melaporkan pada tanggal 6 November 2017 dan seketika mendapat laporan bahwa warga Ds.Kedondong ada yang menjadi korban penyanderaan oleh Kelompok Kriminalitas Bersenjata (KKB) di Mimika Papua sumber sebagai kepala Desa langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak Camat ,Polsek Demak Kota,Polres Demak dari pihak Polres Demak langsung melanjutkan laporan ke Mapolda Jateng.

c. Sumber menyampaikan bahwa warga Ds.Kedondong Kec.Demak Kab.Demak di Papua rata-rata bekerja sebagai pendulang emas dan pekerjaan tersebut sudah berjalan bertahun- tahun dan sudah mempunyai komunitas tersendiri yang diberi nama Anak Rantau Tembagapura (ARTEM).

d. Harapan sumber terkait penyanderan warga Ds.kedondong Kec.Demak Kab.Demak di Mimika Papua agar pemerintah segera menyelesaikan permasalah dengan baik segera di tindak lanjuti dan yang intinya untuk menjamin keselamatan warganya yang menjadi korban penyanderaan karena sampai denagan saat ini belum diketahui nasibnya.

e. Sumber mengaku pernah berkomunikasi Via Telepon dengan Sdr.Karen (Korban penyanderaan yang beralamat penduduk di Ds.Kedondong RT 06/RW 05 Kec. Demak Kab.Demak) adapun inti komunikasi diantaranya :

1) Pada tanggal 13 November 2017 pukul 12.45 WIB Sdr.Karen (korban penyanderaan) berkomunikasi melalui via telepon dengan Sdr.Sistianto (Kepala Ds.Kedondong) menyampaikan untuk situasi saat sekarang para korban penyanderaan di perkampungan Banti Kab.Mimika Papua dalam keadaan sehat tetapi tidak bisa bekerja,Logistik (makan) bekal pribadi sudah menipis hanya makan nasi putih saja alat komunikasi (Hp) beserta uang dirampas oleh Kelompok Kriminalitas Bersenjata (KKB)

2) Sumber menyampaikan Kondisi perkampungan yang dijadikan sebagai tempat penyanderaan di jaga oleh Kelompok Kriminalitas Bersenjata (KKB) dengan kekuatan lebih kurang 100 orang dengan menggunakan senjata tradisional parang tidak ada yang bersenjata api dan korban penyanderaan diperlakukan dengan baik tidak ada kekerasan.

3) Sumber menyampaikan Kronologi  penyanderaan pada saat itu terdengar suara tembakan dari aparat keamanan, sumber tidak mengetahui pastinya dari mana asal tembakan tersebut dan siapa yang kontak senjata,mendengar adanya suara tembakan para pekerja tambang emas berlari ketakutan hingga turun perkampungan,harapan sumber dengan adanya penyanderaan oleh Kelompok Kriminalitas Bersenjata untuk segera melepaskan dan bisa kembali ke kampung halaman di Ds.Kedondong Kec.Demak Kab.Demak

3. Keterangan dari Sdri.Siti Muzaidah 30 tahun  (Istri Korban penyanderaan) alamat Desa Kedondong Rt.03/Rw 01 Kec.Demak Kota Kab.Demak sbb:

a. Sumber menyampaikan bahwa suami an.Matias Widyo Hananta turut menjadi korban penyanderaan oleh Kelompok Kriminalitas Bersenjata (KKB) di Papua yang sudah kurang lebih 3 (tiga) minggu, Matias Widyo Hananta (suami sumber) sudah bekerja di Papua sebagai penambang emas sudah kurang lebih 10 tahun dan sudah sering pulang balik ke kampung halaman,dengan kejadian penyanderaan oleh Kelompok Kriminalitas Bersenjata (KKB) sumber merasa kawatir dengan keadaan suaminya yang turut menjadi korban penyanderaan di Papua.

b. Pada tanggal 13 November 2017 pukul 05.30 WIB komunikasi terakhir via telepon dengan suami menyampaikan keadaan dalam penyanderaan memperihatinkan,jangan hubungi saya lagi kecuali saya yang menghubungi dan menyampaikan bahwa bahan makanan sudah menipis sudah hampir 3 minggu dalam penyanderaan semua Hp dan uang  dirampas oleh Kelompok Kriminalitas Bersenjata (KKB) tetapi korban an.Matias Widya Hananta mempunyai Hp dua (2) untuk Hp yang satu di sembunyikan.

c. Sumber menyampaikan bahwa suaminya 7 s.d 8 bulan biasanya pulang ke kampung halaman dan rencana pada bulan Desember kembali ke kampung untuk melaksanakan  Natalan,sumber berharap pemerintah segera cepat menyelesaikannya dan para korban penyanderaan bisa segera pulang ke kampung halaman dengan selamat. 

d. Terkait penghasilan sebagai penambang emas di Papua untuk penghasilan tidak menentu tergantung hasil pendapatan kadang kala 1 minggu mendapat penghasilan 3 juta bahkan 1 bulan bisa mendapat penghasilan 10 juta  

II. PENDAPAT PELAPOR 

1. Dari hasil pendalaman informasi bahwa saat ini perihal adanya 34  warga Demak yang disandera oleh KKB Papua sudah ditindaklanjuti dilaporkan ke Pemerintah daerah Prov.Jateng  serta aparat keamanan namun sampai saat ini Pemerintah daerah belum bisa berbuat apa-apa terkait upaya-upaya yang berkaitan dengan pembebasan sandera dikarenakan adanya kendala dalam bernegoisasi dimana para pelaku penyandraan belum mengungkapakan maksud dan tuntutannya.

2. Bahwa informasi adanya warga Demak yang disandera oleh Kelompok bersenjata mengalami penyiksaan adalah tidak benar dan sebaliknya bahwa korban diperlakukan dengan baik oleh KKB yang diduga OPM tersebut. 

3. Mohon kiranya Komando atas untuk dapat membantu penyelesaian permasalahan tersebut serta dapat memberikan moril keluarga korban penyanderaan dimana saat inj pemberitaan media cenderung dibesar-besarkan yang dapat menimbulkan keresahan di Msayarakat serta keluarga korban khususnya.

 

 Demak 14 November 2017  (PW.Kab.Demak/mbp news/ mulyadi)

MEDAN MBP-News, Sabtu 23 September 2017, Dengan Laporan Polisi Nomor. LP/1364/IX/2017/SU/Polrestabes Medan/Sek. Medan Baru  a/n Pelapor Sasmita Simanjuntak. Berkisar pukul 05.30 WIB di Bundaran Hotel Pardede Medan, Jl. Juanda, Kec. Medan Polonia, korban yang bernama RIDUAN LIMBONG membawa penumpang disaat perjalan, korban dihadang 4 orang tak dikenal, korban melawan tapi tidak sanggup sehingga korban terkena sajam didadanya dan meninggal dunia di tempat, melihat kejadian tersebut security BNI menghampiri bersama dengan Petugas Polsek Medan Kota dengan perlawanan, 1 orang dilumpuhkan sedangkan 3 orang lainnya melarikan diri.

 

Pada hari minggu tanggal 24 september 2017, berkisar pukul 23.50 WIB  tersangka atas nama ZEILANI Als ZE sedang melintas di Jl. MH Joni medan, dengan menggunakan sepeda motor vario warna ungu list biru dengan No.Pol BK 5346 AHA, menindak lanjuti hal tersebut Tim Gabungan Polrestabes Medan bersama Polsek medan Baru yang dipimpin Kasat Reskrim AKBP FEBRIANSYAH, S.I.K., melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap pelaku utama penikaman. 

Pada saat dilakukan pengembangan Tersangka lainnya bertindak melawan petugas dengan mengunakan pisau belati dan berusaha melarikan diri sehingga aparat bertindak tegas atas perbuatan Tersangka.

 Selanjutnya dibawa ke RS Polda Sumut untuk diberikan pertolongan medis, namun pelaku Zeilani dinyatakan meninggal dunia di Rumah sakit sedangkan temannya MAILANDO DEWANTORO terselamatkan.

 Kemudian pada hari senin tanggal 25 September 2017 berkisar pukul 21.00 WIB, Tim gabungan melakukan pengembangan dan mendapatkan informasi dari SPK-nya keberadaan pelaku a/n HARIANTO Als ARI TATO di Jl. Sabaruddin kec. Medan Area, pada saat dilakukan penyergapan, pelaku mengeluarkan pisau dan menyerang petugas, Tim gabungan Polrestabes Medan memberikan peringatan tembakan, namun pelaku tidak menghiraukannya, malah terus menyerang petugas sehingga petugas bertindak tegas karena mengancam jiwa anggota dan 1 tersangka berinisial "A" DPO. 

 Petugas mengamankan berupa 1 unit sepeda motor, 3 buah STNK, 1 buah obeng, 2 buah pisau, 1 buah pisau lipat, 1 unit HP, dan 1 buah Tas, barang tersebut  sebagai barang bukti yang digunakan tersangka dalam melakukan tindak kejahatan.( Anjar/MBP-News )

 

 

Few acknowledge that a Blue Pill every time they pops. Because of this, this really is best place to buy generic viagra The treatment you get is determined by what generic viagra safe Dont concern yourself with some special magic capsule or treatment. This really is maybe notMagic PillsHerbal. internet viagra * Equally comprise the active ingredient that will be a chemical that is phosphodiesterase 5, Sildenafil Citrate. viagra in canada Budget medications Harmful side effects. Along with side results, there are a few other Ed in order real viagra online Now, we have Blue Pill, a man-made synthetically manufactured pill for men with erectile disfunctions. For sample viagra for free Their trust was presented by erectile Disorder sufferers across the buying viagra online forum Herbal intercourse tablets or Organic Viagra as it is best generic viagra online It truly is not unavailable in the strength of 60mg capsule. One solitary pill will viagra order online Planning When you fail to program, you want to fail. You must plan the party elements. cheapest place to buy viagra