• 1

    Description slide 1

  • 2

    Description slide 2

  • 3

    Description slide 3

  • 4

    Description slide 4

  • 5

    Description slide 5

 

MBP-NEWS ACEH, Banda Aceh - Polda Aceh menyatakan, pembubaran yang dilakukan personel Polresta Banda Aceh atas aksi unjuk rasa mahasiswa di Gedung DPRA saat peringatan 14 tahun MoU Helsinki kemarin yang berupaya mengibarkan bendera bulan bintang telah sesuai aturan yang berlaku.

 

 

Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Rio S. Djambak melalui Kabid Humas, Kombes Pol Ery Apriyono, S. I. K., M. Si, mengatakan, bendera merah putih (Indonesia) adalah simbol dan lambang negara yang wajib dikibarkan termasuk di Gedung DPRA.

 

 

"Ini diatur dalam UUD 1945 pada Pasal 35 ayat 19 dan 20 UU Nomor 24 Tahun 2009 serta Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 1958 tentang Bendera Kebangsaan Republik Indonesia," kata Kabid Humas, Minggu (18/8/2019).

 

Menurutnya, bendera bulan bintang adalah bendera yang pernah digunakan oleh kelompok yang ingin memisahkan diri dari NKRI. Disebutkan secara eksplisit dan implisit dalam Peraturan pemerintah Nomor 77 Tahun 2007 dan Qanun Bendera dan Lambang Aceh telah dilakukan pembatalan oleh Menteri Dalam Negeri dalam Surat Nomor: 188.34/2723/SJ tertanggal 26 Juli 2016 yang ditujukan Kepada Presiden Republik Indonesia.

 

"Tindakan menurunkan bendera merah putih dengan mengibarkan bendera bulan bintang adalah kesalahan dan melawan Undang-undang serta aturan yang berlaku. Polisi dapat bahkan wajib melakukan tindakan tegas terukur terhadap siapapun akan menurunkan bendera merah putih dan mengibarkan bendera bulbin, tetapi Polresta Banda Aceh masih menggunakan tindakan persuasif dengan membubarkan paksa aksi massa itu," katanya.

 

Dikatakannya, Polda Aceh juga ikut prihatin atas kejadian diluar kendali berupa pembubaran aksi massa yang terdapat unsur emosional petugas di lapangan sehingga terjadi reaksi atas aksi yang menyebabkan terpukulnya salah satu anggota dewan, Azhari alias Cagee selaku Ketua Komisi I DPRA yang saat itu berusaha mengamankan beberapa mahasiswa yang melalukan aksi demo.

 

 

"Yang bersangkutan telah melaporkan hal itu kemarin dan kita akan melakukan penyelidikan dan penyidikan serta pengusutan secara komprehensif dan holistic (menyeluruh) terhadap terduga petugas yang melakukannya. Bila terbukti, pasti akan dikenakan sanksi terukur sesuai dengan jenis pelanggaran SOP," jelasnya.

 

 

Polda Aceh juga akan mengusut tuntas terkait dugaan adanya provokasi yang terjadi di lapangan yang diduga ikut mengatur aksi ini. Intelejen mendeteksi adanya indikasi pada aksi itu terdapat unsur pesanan skenario yang dilakukan dg sistematis oleh sejumlah pihak, katanya lagi.(MBP-ira)

 

 

MBP-NEWS Banda Aceh, Minggu 11/08. Selain Nova Iriansyah, juga terlihat Wali Nanggroe Malik Mahmud, Ketua DPR Aceh Sulaiman dan beberapa pejabat Forkopimda lainnya. 

 

Nova mengatakan, Hari Raya Iduladha merupakan momentum saling memaafkan dan melakukan kewajiban sebagaimana tuntunan. "Bagi kita pemerintah hikmah yang paling besar adalah menjalankan kewajiban sebagaimana yang telah diperintahkan," kata Nova mengomentari hikmah dari Hari Raya Iduladha. 

 

 

Usai sembahyang dan khutbah Iduladha, Nova Iriansyah kemudian menyerahkan sapi qurban untuk disembelih di Halaman  Masjid Raya Baiturrahman. 

 

Badan Pelaksana Hari Besar (BPHBI) Aceh menerima laporan bahwa ada 21 ekor sapi serta 9 ekor kambing yang dipotong sebagai hewan kurban di Masjid Raya Baiturrahman. Data itu di antaranya merupakan hewan qurban serahan Plt Gubernur, Ketua DPR Aceh, Kapolda Aceh dan beberapa SKPA Pemerintah Aceh. 

 

Pesan Khutbah: Keteladanan Pemimpin dalam Islam

 

Khutbah Hari Raya Iduladha di Masjid Raya Baiturrahman disampaikan oleh Ustadz H. Masrul Aidi, LC., pimpinan Pondok Pesantren Babul Maghfirah Cot Keueng Aceh Besar. Dalam khutbahnya, putra dari Abu Madinah itu menyampaikan pentingnya masyarakat untuk meneladani pemimpin. Ia menyebutkan pemimpin adalah orang pilihan yang tentunya terpilih atas ketentuan Allah. 

 

"Rasulullah telah memberi perintah kepada umat untuk mengikuti pemimpin, meski pun itu dari kalangan budak," kata Ustadz Masrul Aidi. 

 

Masrul Aidi menyebutkan, Rasullulah adalah sebaik-baiknya contoh dari pemerintah. Karena itu ia berpesan agar pemimpin di Aceh memberikan perintah secara amanah dan menahan diri dari sikap serakah. "Rakyat mengikuti keteladanan anda. Jika anda serakah maka rakyat anda akan lebih serakah dari anda." 

 

Secara khusus, Masrul Aidi memberikan apresiasi kepada pemerintah Aceh. Di mana, Plt Gubernur mengeluarkan Keputusan Gubernur yang memberikan jatah dia hari cuti libur bagi pegawai di Aceh. Padahal di daerah lain tidak ada cuti libur paska lebaran Iduladha. 

 

"Harapan kita bersama agar di tahun depan diliburkan sampai hari tasyrik (4 hari)," kata Ustadz Masrul Aidi. "Umat islam di Aceh sangat mengapresiasi itu. Tidak ada satu komponen masyarakat yang mengggugat ketika ditambah libur Iduladha. Semoga kedepan jadi Qanun bukan lagi kepgub."

 

Masrul mengatakan, apa yang dilakukan Plt Gubernur merupakan keistimewaan Aceh sebagai daerah yang menerapkan syariat Islam. Dalam Islam, hari tasyrik merupakan hari di mana umat Islam berlebaran, menebarkan kebahagiaan dan diharamkan berpuasa. Dalam 4 hari itu bahkan diperintahkan bagi yang mampu untuk berkurban selama 4 hari berturut-turut sehingga orang fakir miskin juga menikmati syafaat dari qurban yang diberikan. 

 

"Latih diri kita bahwa qurban bukan menunjukkan karena kita mampu tapi lebih kepada kita taqwa," kata Masrul. Yang sampai kepada Allah, kata Masrul bukanlah daging qurban melainkan motivasi taqwa yang merelakan seseorang untuk berqurban. "Allah hanya akan menerima kurban yang hatinya dimotivasi dengan taqwa."

 

Masrul Aidi juga memuji sikap Bupati Aceh Besar yang meminta maskapai memberhentikan penerbangan setengah hari di hari raya Iduladha dan Idulfitri. Apa yang dilakukan Mawardi Ali, merupakan salah satu sikap pemimpin yang patut dicontoh. Masrul menyayangkan sikap sebagai masyarakat yang mencemooh permintaan bupati tersebut. 

 

"Padahal itu adalah keistimewaan kita Aceh. Jangan membayangkan berhenti beroperasi penerbangan sementara di Aceh akan mengganggu rute internasional. Tidak. Bayangkan berapa indahnya ketika seluruh pegawai bandara salat Ied berjamaah di bandara, suatu yang belum pernah mereka lakukan dalam beberapa tahun ini. Harusnya kita mendukung bukan mencemooh," kata Masrul Aidi.(MBP-Ira)

 

MBP-News BIREUEN, Gas 3 kilo gram di kecamatan kota juang dan peusangan Kabupaten Bireuen menjelang hari Raya Idul Adha hilang bak di telan bumi,baik di pangkalan maupun di pengecer,hal itu terjadi tepatnya di hari megang 10/08/2019.

 

Salah seorang kakek yang berdomisili di kecamatan peusangan yang namanya tidak mau disebut mengatakan,"saya sudah kebeberapa pangkalan dan beberapa pengecer yang ada di kecamatan kota juang dan Peusangan gasnya tidak ada,padahal saya sangat membutuhkan gas untuk memasak,sudah sore hari belum juga dapat,"katanya 

 

Kakek tersebut sangat berharap kepada pemerintah Kabupaten Kabupaten Bireuen melaui dinas terkait untuk segera menangani kelangkaan gas yang kerap terjadi di Kabupaten Bireuen, apalagi seperti hari ini,hari meugang banyak masyarakat yang membutuhkan gas untuk memasak daging.(MBP korwil Aceh)

 

MBP-NEWS ACEH, Banda Aceh - Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko sholat Idul Adha 1440/H 2019 M bersama prajurit dan PNS Kodam IM serta masyarakat bertempat di lapangan Indor Jasdam IM, Neusu Jaya, Baiturrahman, Banda Aceh. Minggu (11/8/19).

 

 

Idul Adha  1440 H ini mengangkat tema yaitu, " Jadikan Hikmah Idul Adha 1440 H/2019 M Sebagai Momentum Peningkatan Ketakwaan Dan Semangat Rela Berkorban Guna Mendukung Tugas Pokok TNI".

 

Pelaksanaan  sholat Idul Adha 1440/H 2019 M dipimpin oleh khatib Kolonel (Pur) Dr. Ahmad Husein S., MA., sedangkan imam yaitu Ustad Syahbuddin Lopa Al Hafizd.

 

Khatib Kolonel (Pur) Dr. Ahmad Husein S., MA. dalam khutbahnya menyampaikan, kisah atau sejarah qurban berawal dari persitiwa Nabi Ibrahim yang akan menyembelih putranya Nabi Ismail. Kemudian Allah SWT menggantikannya dengan seekor hewan Qurban untuk di Qurbankan.

 

Usai sholat Idul Adha, Pangdam IM bersama jamaah bersalam-salaman serta menyerahkan 20 ekor hewan qurban  kepada panitia qurban Kodam Iskandar Muda. 20 ekor hewan qurban  yang terkumpul dari Pangdam IM, Kasdam IM, dan Perwira serta prajurit maupun PNS Kodam IM terdiri dari 12 ekor sapi dan 8 ekor kambing.

 

Daging hasil qurban ini akan disalurkan kepada kaum duafa, fakir miskin, orang-orang yang kurang mampu dan yang berhak disekitar Makodam IM.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasdam IM, Kapok Sahli Pangdam, Irdam IM, para Asisten, Kabalakdam IM, Ketua dan Pengrus Persit Kartika Chandra Kirana PD Iskandar Muda, prajurit dan PNS Kodam IM serta tokoh agama dan masyarakat setempat.(MBP-Ira)

 

MBP-NEWS ACEH SINGKIL. Pejabat L.O TNI AL KODAM ISKANDAR MUDA, Kolonel Mar.Sumarsono,SE, Menghadiri upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa(TMMD)Reg ke-105 tahun 2019,di Lapangan meriam sipoli desa Rimo,kecamatan Gunung meriah,Kabupaten Aceh Singkil,(08/8/2019).

 

 
Dalam kegiatan tersebut, Kolonel Mar Sumarsono,SE, Bertindak sebagai Inspektur Upacara, dan Letkol Inf.Syaifudin,S.Ag, Menjabat Komandan upacara, yang Notabene Kasdim 0118/Kodim Subulussalam.
 
 
Turut hadir, Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, Pa.Ahli, Kodam IM, Kolonel Inf.Sainul Alam,SE,MS.i, Kasrem 012/TU, Letkol Inf.Yudiono,S.Ag,MM, Kapolres Aceh Singkil diwakili Kabag Ops.AKP Erwinsyah,S.Sos, Kajari Aceh Singkil(diwakili),Ketua P.N Singkil,H.Hamzah,SH,dan perwira Kodim 0109/Aceh Singkil, Para Komandan Kompi, serta Para Kepala SKPK Kabupaten Aceh Singkil, Muspika Gununng meriah, juga beberapa Kepala Desa se-Kecamatan gunung Meriah. 
 
Turut serta dihadiri,TOMAS, TOGA, Pemuda, se-kecamatan gunung Meriah, dan dalam barisan Upacara dilengkapi dari Kesatuan TNI, POLRI, DISHUB,SATPOL PP, W.H,FKPPI,Pelajar SMU dan juga persatuan kelompok tani. 
 
Dalam kesempatan itu, laporan pembacaan hasil TMMD disampaikan oleh Dandim 0109/Aceh Singkil, Letkol Inf.Syaifudin,S.Ag, sekaligus penanda tanganan naskah oleh Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, dan penanda tangan an Prasasti oleh L.O TNI AL KODAM IM, Kolonel Mar.Sumarsono,SE, serta penyerahan alat pertanian dan Sembako  kepada para Ketua Kelompok Tani/masyarakat secara simbolis oleh Kolonel Mar.Sumarsono,SE, bersama Bupati,Dulmusrid, juga didampingi Kajari dan Ketua P.N Singkil serta Camat gunung Meriah. 
 
Dalam amanat Panglima Kodam Iskandar Muda yang dibacakan oleh L.O TNI AL Kodam Iskandar muda, Kolonel Mar.Sumarsono,SE, menjelaskan Penutup TMMD Reg ke-105 di wilayah Kodam Iskandar Muda, terdapat di 3 titik wilayah yaitu, di Bireuen, Aceh Timur,dan Aceh Singkil. "Alhamdulillah, TMMD yang dibuka 10 juli 2019 kemaren, telah dilaksanakan TNI bersama masyarakat dan telah melaksanakan kegiatan fisik/non fisik", katanya. 
 
Panglima Kodam Iskandar Muda, dalam pesannya kepada seluruh anggotanya agar tetap pertahankan kemanunggalan TNI-Masyarakat, dengan Semangat gotong royong, pelihara hasil TMMD, Gunakan energi fisik demi kemajuan daerah, karena satgas TMMD juga dapat menjaga keamanan, karena TNI dari rakyat dan kembali kepada rakyat.
 

 
Sementara itu, Dandim 0109/Aceh Singkil, Letkol Inf.Syaifudin,S.Ag, yang juga bertindak sebagai Dansatgas TMMD Reg ke-105 wilayah Kodim Aceh Singkil tahun 2019, mengucapkan terima kasih Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, dan masyarakat yang telah mendukung terlaksananya program TMMD Ke-105,hingga terselesaikan dengan baik sesuai harapan mayarakat desa Gunung lagan dan Kutamakmur secara khusus, serta kecamatan gunung meriah umumnya. 
 
Rangkaian setelah upacara penutupan TMMD Reg ke-105 itu, turut diadakan Bakti Sosial, pengobatan gratis, donor darah, pasar murah, pembagian alat pertanian/bibit tanaman, pembagian mesin penetas telur, dan pembuatan Sim keliling dari Samsat Polres Aceh Singkil. (MBP-News, Hitler).
It truly is not unavailable in the strength of 60mg capsule. One solitary pill viagra order online The fast-growing need for various universal medications has really led to the development of so-called drugstores. us generic viagra In 1985, the national ambulatory medical care survey mentioned 525,000 buy viagra online with prescription Within the last few years Ive become increasingly annoyed by viagra pills online A number of the most ordinary ways of fixing this issue are buying generic viagra Reduced Nitric Oxide Degrees Natural Acai is getting buy sildenafil 25mg Presenting the brand new Sexy Goat Weed Intense, it is based on the Epimedium method that was old but full where can i find viagra Smoke is harmful to health and causes several serious diseases like lung cancer, mouth cancer and. buy viagra in usa No folks are happy with every thing about their their prescription for viagra online o The contemporary polluted environment we live in is an issue. It functions by raising viagra with no prescription