Print
Details: Category: REDAKSI | Published: 27 June 2019 | Hits: 162
Нравится

 

MBP-News Pasaman, Kurangnya kelengkapan Peralatan, tenaga Dokter, Perawat dan bidan menyebabkan kurang maksimalanya pelayanan di Rumah Sakit Umum Pratama Pasaman,  sumatra barat. Rabu, 26  Juni 2019.

 

 

Dari pantauan investigasi awak media di RSU Pratama Pasaman kecamatan padang gelugur kabupaten Pasaman terlihat banyak kekurangan-kekurangan pada RSU Pratama  tersebut sehingga tidak bisa melayani pasien dengan maksimal

 

Terlihat, Dibalik megahnya bangunan Rumah Sakit Pratama Pasaman ternyata banyak sekali Kekurangan-kekurangan  pada RSU  tersebut, pada RSU tersebut ada Sepuluh (10) kamar ruangan rawat inap dengan tujuh puluh lima (75) buah tempat tidur pasien,

 

Terlihat juga,  masih ada alat-alat medis yang belum bisa difungsikan karena ada dari peralatan medis tersebut belum lengkap, seperti alat Rontgen belum ada TIMBALNYA sehingga belum bisa difungsikan,  begitu juga dengan instalasi Oksigen  ke seluruh ruangan belum terkoneksi termasuk  belum tersedia IPAL atau instalasi pengolahan air limbah rumah sakit

 

Dokter Herman Harun direktur RSU Pratama Pasaman ketika ditemui diruang kerjanya membenarkan kekurangan-kekurangan kelengkapan RSU Pratama tersebut, katanya RSU Pratama masih banyak Kekurangan -kekurangan Fasilitas seperti untuk mengfungsikan peralatan medis yang ada kita masih memerlukan peralatan  tambahan sehingga peralatan medis dapat difungsikan untuk pasien,  seperti peralatan Rontgen Dan Oksigen belum bisa difungsikan karna peralatannya belum lengkap.

 

"Begitu juga dengan obat-obat masih belum lengkap"

 

Selanjutnya kata Dr Herman Harun direktur RSU Pratama Pasaman,  bukan itu saja RSU Pratama ini juga kekurangan tenaga Dokter ,Bidan dan Perawat, sekarang tenaga Dokter Yang ada hanya lima(5) orang 3 dokter Umum dua (2) dokter struktural 18 orang perawat dan 9 orang bidan, harusnya untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat  di RSU Pratama tenaga dokter harus ditambah tiga (3) orang,  tenaga perawat ditambah tiga puluh dua (32) orang dan tenaga Bidan ditambah sembilan (9) orang barulah rumah RSU Pratama Pasaman bisa melayani masyarakat dengan Maksimal

 

Saat ini kita sudah melayani rawat jalan, rawat inap, IGD 24 jam termasuk pelayanan laboratorium dan ambulance

 

Dokter Herman katakan,  sebenarnya persoalan RSU Pratama sudah kita bicarakan dengan pemerintah daerah kabupaten Pasaman melalui Sekretaris Daerah  dan pemerintah daerah kabupaten Pasaman  akan melengkapi kekurangan tenga tersebut di Anggaran Perubahan 2019, kemudian Pemerintah Daerah juga telah menganggarkan senilai 10 milyar untuk operasional yang mencakup pembelian Alkes, Obat2an, Rumah dinas dokter, Ambulance, pengadaan IPAL, Pembangunan gudang Farmasi serta Mushalla dan semuanya akan segera direalisasikan tahun ini,  Pungkas Dokter Herman. (MBP-News/Amri  Masta)