• 1

    Description slide 1

  • 2

    Description slide 2

  • 3

    Description slide 3

  • 4

    Description slide 4

  • 5

    Description slide 5

 

WONOGIRI MBP-News.com, SDN 1 Wuryantoro dan SMPN 1 Wuryantoro jajaran Forkopimcam Wuryantoro melaksanakan Sidak Ke SDN 1 Wuryantoro dan SMPN 1 Wuryantoro melihat Proses Belajar Mengajar dampak mogok mengajar Guru honorer sekolah negeri se-kecamatan Wuryantoro. Selasa (8/10/18).

 

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Wuryantoro Bpk Drs Purwadi HS.MM. Kapolsek Wuryantoro Akp M.Susilo. Danramil Wuryantoro di wakili Sertu Ratno.

 

Hasil dari sidak tersebut. Untuk tingkat SD ada kendala dalam proses belajar mengajar karena banyak guru yang berstatus honorer dari pada guru pns. Untuk sementara proses belajar mengajar di isi oleh guru PNS.

 

Untuk sekolah tingkat SMP untuk proses belajar mengajar tidak banyak kendala karena hanya beberapa guru yang berstatus honorer, Kemudian untuk proses belajar mengajar di isi oleh guru pns. (MBP-News/Ang.s).

 

 

JAKARTA MBP-News.Com - dalam rangka lebaran anak yatim piatu Garda Bintang Timur  mengadakan peresmian ruang dan pokja forum wartawan taman kalijodo serta santunan anak yatim piatu di Aula Tengah Ruang Terbuka Hijau Hari sabtu, (29/09/18). 
 

 
Ide dan gagasan terwujudnya ruang pokja wartawan ini berasal dari wartawati media online Nia Garnia Sari. Yang ingin mempunya base camp (tempat kumpul para wartawan Jakarta barat).  Namun idenya itu diwujudkan oleh pengelola RTH kalijodo dan juga ketua Garda Bintang Timur Jamaluddin atau dengan sapaan akrab Daenk Jamal. 
 

 
Sebanyak 50 anak yatim Hadir dalam acara juga tamu undangan dari berbagai instansi seperti Kepolisian, TNI, pemerintah dua wilayah Jakarta barat dan Utara,  tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama dan para pimpinan redaksi hadir dalam acara ini. 
 
Acara dilanjutkan dengan tumpengan, siraman rohani dan penutup doa dan terakhir dihibur oleh dua artis dangdut salah satunya jebolan AFI 1 Indosiar Eko Mega Bintang dan Cut Mila. 
 
Daenk Jamal sangat mendukung adanya forum wartawan ini ada di lingkungan RTH kalijodo. Pasalnya dirinya mengatakan tempat ini selalu mengadakan kegiatan-kegiatan sosial yang layak untuk dipublikasikan rekan media. 
 
"Keberadaan wartawan sangat menunjang juga karena saya senang jika kegiatan yang ada di kalijodo ini bisa di expose awak media."
 
Selain bisa di expose, dirinya melanjutkan masyarakat diluar Jakarta bisa mengetahui kalijodo jaman now makin kekinian dan tidak seburuk kalijodo masa lalu. 
 
"Kita bisa ceritakan pada masyarakat Indonesia lewat media bahwa kalijodo sudah bersih dari yang bersifat negatif. Semua warga Indonesia khususnya DKI Jakarta boleh memakai dan menikmati semua fasilitas-fasilitas yang ada di RTH kalijodo, jika ada kegiatan boleh pakai lokasi ini. Kami sangat terbuka untuk semua golongan," terangnya. 
 
Nia Garnia Sari selaku Penggagas adanya balai wartawan di wilayah RTH forwarta kalijodo menceritakan dan menambahkan sejarah kecil berdirinya Forwarta KJ. 
 
"Awalnya saya diajak kawan dari Mitrapol.com tuk wawancara bang daenk jamal (pengelola rth kalijodo) pas acara ibu negara Timor leste datang. Saya yang memang dari awal ingin punya tempat basecamp jadi timbul ide tuk bikin pokja khusus RTH.. Dan saya cari-cari nama yang cocok tuk pokja ini. Akhirnya saya dapat nama yang pas yakni FORWARTA KJ yang kepanjangan Forum Wartawan Taman Kalijodo." ceritanya 
 
"Alhamdulillah dan saya berterimakasih sama daenk jamal sudah sediakan tempat untuk kami. Dan saat ini sudah tergabung kurang lebih 15 media online cetak dan 1 media TV. "lanjutnya. 
 
Ada kurang lebih 20 media yang mendukung dan sudah bergabung dalam pokja FORWARTA KJ :
 
Abdul Hair yang dipilih untuk  memimpin ketua Pokja pun menambahkan acara ini sangat positif. Selain meliput semua kegiatan dan aktifitas yang ada di area RTH ini kita juga bisa saling menjalin kekeluargaan sesama awak media khusus di DKI Jakarta,"katanya. 
 
"Saya liat potensi dan semangat kawan-kawan media ini sangat Bagus maka nya kami kumpulkan disini di RTH kalijodo. Karena Forwarta ini Selain sebagai wadah perkumpulan wartawan yang meliput segala kegiatan di RTH kalijodo."jelasnya mengakhiri
 
Bagi kawan media lain yang ingin bergabung bisa serahkan bawa surat tugas, foto copy ID Pers dan foto untuk KTA ke balai pokja Forwarta kalijodo.(MBP-RR/Team)

 

 

DEMAK MBP-News, Bantuan bencana di lombok tahap 1 sudah dilaksanakan, kemudian dilakukan tahap ke 2 dengan menggunakan jasa angkutan truck ekspedisi yang langsung disalurkan ke lokasi dan bisa lebih tepat sasaran.

 

 

 

Menurut keterangan Ketua Serikat Pendaki kalijaga demak Wachid mengatakan bahwa, sangat berterima kasih kepada semua pihak dan kalangan telah bersedia mengulurkan tangan mereka kepada saudara saudara kita yang tertimpa bencana dilombok, Dia juga mengatakan  kepada MBP-News bahwa, bantuan tahap 1 sudah dilakukan dan sudah sampai tujuan melalui PT. Post Demak, tetapi bantuan tersebut masih tertahan digudang sesuai informasi teman yang ada disana dan bantuan tersebut belum bisa diambil dengan dalih karena banyaknya penumpukan barang.

 

 

 

Kemudian yang tahap kedua kami lepaskan menggunakan truck ekspedisi meskipun biaya agak tinggi kami tidak masalah karena mungkin akan lebih efesien dan bisa langsung kelokasi Bencana dan bisa langsung diterima korban dilokasi bencana, pemberangkatan bantuan kami lepaskan dengan mengundang pihak polsek kota demak sebagai saksi dan bukti bahwa kami benar benar mengirim batuan kelokasi bencana lombok, dan alhamdulillah sesuai rencana dan tidak ada halangan suatu apapun, kami juga berencana akan mengirimkan lagi bantuan untuk tahap ke 3 mungkin kami satu team akan lansung melakukan pengiriman ke lokasi bencana lombok karena kami ingin tahu lokasi bencana secara langsung.

 

 

Kami berharap kepada semua instansi serta masyarakat untuk membantu kami, jangan malah memperlambat atau menjegal kami ditengah jalan demi kelancaran bantuan yang kami berikan,kami juga iklas dalam menyalurkan bantuan tersebut untuk sodara sodara kami yang ada dilokasi bencana lombok, Tegasnya.(MBP-News/Dwi.s).

 

JAKARTA MBP-News.Com, Menteri Komunikasi dan Informasi RI Rudiantara menerima Tim Sekretariat Bersama Pers Indonesia Rabu, (26/09/18) sore secara resmi di Kantor Kementrian Kominfo Jakarta.

 

Pertemuan pimpinan 9 organisasi pers dengan Menteri Kominfo ini sekaligus membuktikan bahwa surat edaran Dewan Pers yang meminta sejumlah Kementrian tidak melayani audensi dengan pimpinan Sekber Pers Indonesia ternyata tidak berpengaruh. Bahkan Menteri Rudiantara mengaku belum membaca surat tersebut saat disodori oleh staf Hubmas Kominfo di depan pimpinan organisasi pers. 

 

Pada kesempatan ini pula, tim yang dipimpin Wilson Lalengke memaparkan permasalahan yang tengah dihadapi pers Indonesia. Maraknya kasus kriminalisasi dan diskriminasi terhadap pers di berbagai daerah akibat ulah Dewan Pers turut dibeberkan kepada menteri.

"Kami perlu menyampaikan kepada pemerintah bahwa kebijakan Uji Kompetensi Wartawan dan Verifikasi media oleh Dewan Pers sesungguhnya bertentangan dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan dan Undang-Undang Pers," papar Lalangke. 

Menurut Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia ini, berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan diatur mengenai kewengan Uji kompetensi ada pada Badan Nasional Sertifikasi Profesi. "Verifikasi media pun bukan kewenangan Dewan Pers karena tidak diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang pers," tutur jebolan Lemhanas ini.

 

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP Serikat Pers Republik Indonesia Hence Mandagi menyampaikan penyebab wartawan dikriminalisasi akibat rekomendasi Dewan Pers. Pihak pengadu, menurut Mandagi, selalu menggunakan rekomendasi Dewan Pers yang menyatakan wartawan yang menulis berita yang diadukan belum ikut UKW dan media teradu belum diverifikasi. "Sehingga kasus tersebut dapat diteruskan ke pihak kepolisian dengan menggunakan pasal pidana di luar Undang-Undang Pers," ungkapnya.

 

Ketua Umum Himpunan Insan Pers Seluruh Indonesia Syahril Idham juga turut memberi masukan kepada menteri Rudiantara terkait pendanaan Dewan Pers yang dititip lewat Kementrian Kominfo. "Pemanfaatan gedung Dewan Pers harus ditinjau lagi, termasuk dana milyaran rupiah yang dikucurkan pemerintah," ujar wartawan senior yang juga ikut merumuskan UU Pers tahun 1999. 

 

Menanggapi aspirasi dan pemaparan tim Sekber Pers Indonesia, Menteri Rudiantara mengatakan, pihaknya tidak bisa berbicara banyak terkait hal-hal yang disampaikan pimpinan organisasi. Namun begitu menteri Rudiantara berjanji akan meneruskan permasalahan pers Indonesia tersebut kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, termasuk nasib ratusan ribu wartawan yang terancam menganggur dan puluhan ribu media yang terancam dibredel masal oleh Dewan Pers.

 

"Saya kan baru tahu masalah pers yang disampaikan tersebut, jadi dalam dua hari lagi saya akan ketemu presiden dan nanti akan saya sampaikan," ujar Rudiantara.

 

Menteri Rudi juga mengatakan, terkait penanganan masalah UU ITE, sepanjang media yang dilaporkan memiliki komposisi redaksi dan perusahaannya juga ada maka pihaknya akan menyerahkan masalah tersebut ke Dewan Pers untuk diproses menggunakan UU Pers. "Kecuali medianya tidak mencantumkan kolom redaksi dan tidak ada perusahaannya maka kami akan langsung kenakan UU ITE," imbuhnya.

 

Mengenai permasalahan gedung Dewan Pers, Rudiantara melanjutkan, tanah yang dibangun gedung tersebut adalah milik Kominfo namun dulunya ada pihak yang membangunnya sehingga pengelolaanya dari perusahaan tersebut. "Saat ini sementara kita tangani untuk menyelesaikannya, gedungnya saja sudah mau runtuh," ujar menteri sambil tertawa. 

 

Pertemuan dengan menteri Kominfo ini turut dihadiri Ketua Umum Ikatan Penulis Jurnalis Indonesia Taufiq Rachman, Ketua Presidium Forum Pers Independen Indonesia Kasihhati, Ketua Umum Jaringan Media Nasional Helmi Romdhoni, Ketua Ikatan Media Online Marlon Brando, Lasman Siahaan, Rudi Sembiring, Hengky Abidin, Maikel, dan Wesly dari IPJI, IMO, PWRI, dan FPII. (MBP-News/RR) 

 

 

 

JAKARTA MBP-News, Dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke 72, Polres Metro Jakarta Barat melaksanakan Bhakti Sosial atau Pelayanan Kesehatan, Pengobatan Umum terhadap warga masyarakat Jakarta Barat khususnya para Lanjut Usia (Lansia)."(28/06/18). 

 

 

Hadir dalam Kegiatan tersebut Kabag Sumda Akbp Sri Widyaningsih. Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manossoh,SH. Dokkes Polres JakBar. Kanit dan Binmas Perwakilan perpolsek jajaran Res JakBar.Bhayangkari Polsek Tambora dan para Pasien Lansia

 

Kegiatan tersebut dipusatkan dan dilaksanakan di Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat pada hari Kamis (28/06/2018), dengan menghadirkan 6 (enam) tenaga medis/Dokkes Polres Metro Jakarta Barat, dengan didukung Bhayangkari Ranting Tambora.

 

"Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi,S.I.K,M.H, melalui Ibu Kabag Sumda, pada kegiatan tersebut juga memberikan bantuan Sembako kepada warga Lansia yang hadir.

 

Semoga pelayanan Polri diHUT Bhayangkara ke 72 ini senantiasa memberikan nilai Ibadah.(MBP/RR) 

There are lots of other advantages of epimedium. Attractive Goat generic viagra Garden egg, avocadoes, and pears target the buy viagra online without rx Dont concern yourself with some special magic capsule or treatment. This really is maybe notMagic PillsHerbal. internet viagra The fast-growing need for various universal medications has really led to the development of so-called drugstores. us generic viagra The head of an average pedophile is ill viagra overnight shipping That is not therefore impossible, as a result of the 1,000,000 names, you are known by buy viagra with prescription Few acknowledge that a Blue Pill every time they pops. Because of this, this really is the best place to buy generic viagra Now, we have Blue Pill, a man-made synthetically manufactured pill for men with erectile disfunctions. For sample viagra for free Right now you can be one your free sample erectile dysfunction pills o The contemporary polluted environment we live in is an issue. It functions by raising quantities of viagra with no prescription