• 1

    Description slide 1

  • 2

    Description slide 2

  • 3

    Description slide 3

  • 4

    Description slide 4

  • 5

    Description slide 5

 

Jakarta, MBP-News.Com - Unit Reskrim Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat menangkap dua orang pemilik sabu seberat 4 kilo gram dan Pil Ekstasi sebanyak 4675 butir.

 

 

Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manossoh SH didampingi Kanit Reskrim AKP Supriyatin SH MH besrta Panit Narkoba Iptu Subartoyo SH mengatakan, dua orang tersangka yang diamankan adalah, SU dan BL. Keduanya ditangkap di Jl Jembatan Besi II Rt 008/02 No 36 Jembatan Besi Kec. Tambora Jakarta Barat.

 

 

"Dua tersangka ditangkap di satu rumah di Jembatan Besi," tutur Kompol Iver Son Manossoh SH Minggu (15/07/18).

 

 

Kompol Iver Son Manossoh SH mengatakan, penangkapan terhadap tersangka bermula saat anggota Polsek Tambora sedang melaksanakan Operasi Premanisme, sesaat setelah terjadinya keributan/tawuran pemuda,  yang diduga Pelaku Tawuran di sebuah rumah yang beralamat di Jl Jembatan Besi II Rt 008/01 No. 36 Kel Jembatan Besi Tambora Jakarta Barat. 

 

 

Pada saat anggota Reskrim dan Team Pemburu Preman menggeledah rumah tersebut anggota mendapati tersangka SU di lantai dua.

 

Selanjutnya menurut SU mengatakan bahwa selain dia ada lagi temannya yang bernama AM yang berada di lantai 3. 

 

Setelah didatangi di lantai tiga ternyata AM kabur melalui plafon dan di kamar tersebut ada seorang laki-laki bernama BL. 

 

"Jadi waktu kami geledah di kamar tersebut anggota menemukan empat bungkus sabu yang masing masing seberat satu kilo dan Pil Ecstasy sebanyak 4675 butir," tutur Kompol Iver Son Manossoh SH.

 

Selanjutnya tersangka dan barang bukti langsung diamankan untuk dikembangkan dan mengungkapkan jaringan narkoba lainya. 

 

Tersangka sendiri akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Sub Pasal 112  ayat (2) UU RI No. 35 Tahun  2009.

 

(MBP/RR) 

 

JAKARTA MBP-News.Com - Anggota Buser Unit Reskrim Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat menangkap HH (29) pelaku pencurian Handphone di Jln petak Baru Rt 05 /02 Roa Malaka Tambora Jakarta Barat.

 

Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manossoh, SH didampingi Kanit Reskrim AKP Supriyatin, SH,MH. menjelaskan,  aksi kejahatan yang dilakukan oleh bandit jalanan itu terjadi pada Jumat sore (13/07/18).

 

 

Saat itu korban seorang Ibu-ibu Sonya pergi ke pasar pagi dan saat memarkirkan sepeda motornya dan lupa mengambil HP di box depan sepeda motor.

 

"Jadi pelaku melihat ada Handphone di motor dan langsung mengambilnya," tutur Kompol Iver Son Manossoh, SH Sabtu (14/07/2018).

 

Kompol Iver Son Manossoh mengatakan, usai mengambil Handphone kemudian pelaku langsung membawa kabur. Korban yang melihat kejadian tersebut langsung berteriak maling, Dan terdengar oleh Unit Buser Polsek Tambora yang melintas di Tkp. 

 

Sehingga di bantu warga yang berada di sekitar lokasi kejadian langsung ikut membantu mengamankan pelaku berikut barang bukti.

 

"Saat ada teriakan anggota Buser Tambora mendengar dan langsung berhasil menangkap pelaku. 

 

Dan pelaku dapat di sangkakan pasal 362 KUHP dengan ancaman maksimal 5 Tahun penjara",  Tutup Kapolsek Tambora.(MBP/RR) 

 

JAKARTA MBP-News.Com - Jaksa Agung HM. Prasetyo Selaku Inspektur Upacara  sambut Asian Games 2018 sekaligus membuka POR (HBA)  Hari Bhakti Adhyaksa ke 58 Tahun, dengan di tandai penekanan tombol oleh Jaksa Agung, yang berlangsung di Lapangan Apel Kejaksaan Agung, kamis (12/07/18).

 

 

Kegiatan ini untuk mendorong kesadaran dalam berolahraga sebagai sebuah kebutuhan bersama segenap insan kejaksaan agar semakin kuat dan Sehat baik Kwalitas dan kwantitas insan Adhyaksa.

“Pekan Olahraga ini hendaknya bukan sebuah kompetisi untuk saling mengalahkan, namun menjunjung sportifitas insan Adhyaksa untuk mewujudkan solidarita dan integritas,” ucap Jaksa Agung HM Prasetyo dalam pembukaan POR HBA ke 58 di Kejagung, Jakarta, Kamis (12/7/2018).

 

Dia menegaskan bahwa Asian Games 2018 diikuti sekitar 45 negara dari seluruh Asian dengan berbagai cabang olahraga, diantaranya pencaksilat asal Indonesia. Karenanya dia berpesan kepada kejaksaan untuk ikut memilihara kemanan pada musim laga Asian Games tersebut.

“Segenap warga Adhyaksa diminta untuk mendukung suasana kondusif, ini sebuah harapan bagi kita Indonesia, karena Asian Games ini diikuti 45 negara. Indonesia beruntung dalam persiapan pelaksanaan sukses dan berjalan lancar dan kepada para atlet sukses dalam prestasi,” ucap dia.

 

 

Dia pun meminta agar insan Adhyaksa ikut menunjukkan kalau kita bersatu memberikan dukungan untuk Indonesia dan bersatu untuk mensukseskan Asian Games pada medio Agustus mendatang.

“Ini kepercayaan dunia Internasional terhadap Indonesia setelah terakhir pada tahun 1962 sekitar 56 tahun lalu. Ini satu event yang berharga, dan sebuah kesempatan yang terhormat, karena itu patut kita sukseskan,” tegas dia.

Dalam pembukaan eksebistion POR HBA ke 58 di gelar pertandingan sepakbola di lapangan Satya Adhi Wicaksana Kejagung, antara tim Adhyaksa Football Club vs Forwaka Football Club. Forwaka menang dengan Skor 3-2.(MBP/RR) 


JAKARTA MBP-News.Com - Sejumlah pimpinan organisasi pers secara resmi mendeklarasikan berdirinya Sekretariat Bersama Pers Indonesia (Sekber Persindo) di Jalan Jenderal Achmad Yani No 27, Utan Kayu Selatan, Jakarta Timur pada Rabu, (11/07/18) petang.

Para deklarator Sekber Persindo sepakat mendirikan kantor bersama untuk mencari solusi penyelesaian masalah pers Indonesia yang semakin memprihatikan. 

 

Para pimpinan organisasi pers yang menanda-tangani deklarasi Sekber Pers adalah perwakilan dari Ikatan Penulis Jurnalis Indonesia-IPJI Ketua Umum Taufik Rachman, Ketua Toni Flamengo, Himpunan Insan Pers Seluruh Indonesia-HIPSI Ketua Umum Syahril Idham dan Sekretaris Jenderal Abdul Nasution, Serikat Pers Republik Indonesia-SPRI Ketua Umum Hence Mandagi dan Sekretris Jenderal Edi Anwar, Ikatan Media Online-IMO Ketua Marlon Brando dan Ketua DKI Hengki Abidin, Perkumpulan Wartawan Online Independen-PWOIN Ketua Lian Lubis, Persatuan Wartawan Republik Indonesia-PWRI Ketua Umum Suriyanto dan Sekretaris Jenderal Zulfikar, dan Persatuan Pewarta Warga Indonesia-PPWI Ketua Umum Wilson Lalengke.

 

"Sedang yang lain, dari Forum Pers Independent Indonesia-FPII Ketua Presidium Kasihhati, Jaringan Media Nasional-JMN Ketua Umum Helmy Romdhoni dan Feri Rusdiono dari IPJI, meski tidak hadir saat deklarasi tapi ikut menandatangani deklarasi karena sesuai kesepakatan di Hotel Luminor, tetap menjadi deklarator Sekber Persindo," jelas Wilson Lalengke dari PPWI.

 

Ketua sekber Persindo yang dipercayakan kepada Suryanto didaulat membacakan Deklarasi pendirian Sekber Persindo didampingi seluruh deklarator.

 

"Hari ini, dengan menyatukan hati, kami mendeklarasikan berdirinya Sekretariat Bersama Pers Indonesia," ucap Suriyanto saat membacakan deklarasi yang direkam sebagai dokumentasi sejarah baru perjalanan Pers Indonesia. 

 

Menurut Suriyanto, Sekber Persindo berdiri sebagai tindak-lanjut dari Gerakan Menggugat Dewan Pers yang baru-baru ini sukses menggelar aksi Tolak Kriminalisasi Pers yang di depan Gedung Pers dan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

 

"Sekber ini adalah 'rumah kita' dalam rangka menciptakan industri pers yang sehat, memerdekakan diri dari kriminalisasi yang marak, saling mensejahterakan dengan didukung regulasi yang tidak memarjinalkan pers Indonesia," jelas Suriyanto, kandidat Doktor di bidang HTN.

 

Sementara Wilson Lalengke yang dipercayakan sebagai Sekretaris, menilai cita-cita mulia Sekber Persindo tidak semudah membalikan telapak tangan. 

"Perjuangan kita masih harus 'berdarah-darah'. Karena itu semua organisasi pers yang terlibat melahirkan Sekber Persindo ini tetap solid, tetap merapatkan barisan demi memperjuangkan pers yang sehat dari tirani regulasi yang mengjriminalkan wartawan," imbuhnya.

 

Ke depan, Sekber Persindo akan dilengkapi dengan kepengurusan sesuai dengan bidang dan Tupoksi sehingga tercipta the dream team dalam memperjuangkan Pers Indonesia dari tirani regulasi yang memarjinalkan.

 

Pada kesempatan yang sama, pemrakarsa Gerakan Menggugat Dewan Pers yang juga Ketua Umum SPRI Hence Mandagi mengaku legah karena perjuangan kemerdekaan pers sudah diletakan pada dasar kesamaan visi para pimpinan organisasi untuk bersatu menyelesaikan seluruh permasalahan pers Indonesia secara utuh dan sesuai ruh UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

 

"Ini saatnya pers Indonesia bangkit melawan tirani yang membelenggu kemerdekaan pers lewat wadah perjuangan profesional dan terukur yang kita bangun dalam Sekber Pers Indonesia," pungkas Mandagi. 

 

Tuan rumah kantor Sekber Persindo yang juga wartawan senior Syahril Idham mengingatkan kepada seluruh pimpinan organisasi pers yang bersatu dalam gerakan ini agar tidak berhenti pada tahap deklarasi namun segera bergerak menyusun program tindak-lanjut pasca deklarasi. 

(MBP/Red) 

 

 

JAKARTA MBP-News.Com - Ketua DPR Bambang Soesatyo menyoroti sistem zonasi dalam proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2018 yang menimbulkan polemik di masyarakat.

Menurutnya, harus ada solusi cepat menyusul kebijakan berdasar Permendikbud Nomor 17 tahun 2017 tentang PPDB yang menimbulkan persoalan itu.

 

Bamsoet -panggilan akrab  Bambang- mengatakan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) harus segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait penerapan sistem zonasi.

“Ini demi menyatukan visi, misi, serta pemahaman terhadap sistem zonasi dalam PPDB agar tepat sasaran dan tidak merugikan masyarakat,” ujarnya, Rabu (11/7/2018).

 

Legislator Partai Golkar itu juga mendorong Kemendikbud segera mengkaji dan mengevaluasi penerapan sistem zonasi PPDB tahun ini. Sebab, di tingkat lapangan ada persoalan yang justru tak terselesaikan oleh sistem zonasi.

Sebagai contoh, ada sekolah-sekolah di daerah yang menghadapi keterbatasan daya tampung. Ada pula calon siswa yang tiba-tiba berpindah tempat.

Sistem zonasi yang mewajibkan sekokah menerima 90 persen calon siswa yang tinggal di lokasi terdekat sekolah juga tak sepenuhnya efektif.

“Masih banyak daerah yang belum sepenuhnya mengadopsi sistem zonasi,” katanya.

Karena itu Bamsoet meminta Kemendikbud bersama dengan pemda melakukan sosialisasi sistem zonasi ke setiap sekolah-sekolah dan orang tua siswa guna meminimalisasi polemik di masyarakat.

 

“Agar sistem zonasi tersebut dapat berjalan secara efektif,” pungkasnya.(MBP/RR/Sumb. Hanter)

Our company is specialized in supplying prescription drugs. No prescription needed. Clients just viagra doctors Zenegra – generic Viagra and Viagra ® (Pfizer) both contain 100 mg of sildenafil purchase viagra online canada A fresh clinical training manual affirming that drugs like Viagra, Cialis and Levitra are the most effective remedies. buy viagra online usa Right now you can be one your solution to the free sample erectile dysfunction pills o The contemporary polluted environment we live in is an issue. It functions by raising quantities of serotonin, norepinephrine. viagra with no prescription A disfuno ertil, tambm conhecida como impotncia, a online viagra 2. Make sure your endocrine program is how to order viagra Costefficient In addition to being known for its weight-loss properties, the Acai Berry is, in addition, regarded. buy authentic viagra online There are certain negative effects which were noted. Almost 5% of individuals have viagra reported minor negative. buying viagra online legal That is not therefore impossible, as a result of the 1,000,000 names, you are known by no one buy viagra with prescription