• 1

    Description slide 1

  • 2

    Description slide 2

  • 3

    Description slide 3

  • 4

    Description slide 4

  • 5

    Description slide 5

  •  

    REMBANG MBP-News, Ratusan warga Rembang yang berekonomi menengah ke bawah disasar pengobatan gratis di Balai Desa Pulo, Kecamatan Rembang, Sabtu (22/9/2018) kemarin.

     

     

    Kegiatan sosial yang digelar  KSU Sumber Agung dalam rangka HUT ke 12 ini tentunya diharapkan dapat bermanfaat bagi warga yang memang mempunyai keterbatasan biaya untuk berobat.

     

    Sulikah warga Dukuh Ngrandu, Desa Pulo Kecamatan Rembang ini misalnya. Sebab ia tak bisa menyembunyikan raut wajah sumringah atau senangnya.

     

    Pasalnya, wanita yang mengaku mempunyai penyakit lambung, nyeri lutut ini sering berobat hingga menghabiskan ratusan ribu rupiah demi memburu kesehatan. 

     

    Tak ayal dengan adanya pengobatan gratis ini dapat memberikan keringan. Bahkan ia berharap bisa mendapatkan kesembuhan total.

     

    "Ya senang sekali. Sebab sebelumnya, saya periksa langsung ke medis hingga menghabiskan uang ratusan ribu ya sekitaran Rp. 300an ribu. Sebab saya mengidap lambung dan saat ini saya nyeri lutut,"kata Sulikah.

     

    Tak hanya digelar di satu desa saja. Namun KSU Sumber Agung yang dipimpin oleh Agung Sukardiono ini juga direncanakan bakal menyasar 6 desa lainnya. Di mana setiap desanya akan menentukan warga yang dianggap kurang mampu untuk bisa berobat gratis.

     

     

    Pimpinan KSU Sumber Agung, Agung Kardiono melalui perwakilannya Wiwin Winarto mengungkapkan jika bakti sosial atau kegiatan ini merupakan kegiatan rutinitas tiap HUT KSP SUMBER AGUNG dalam hal ini supaya kegiatan pengobatan gratis bisa memberikan bantuan keringan kepada masyarakat dan bisa meringankan sakit yang di deritannya. 

     

    "Yang jelas kami sebagai dunia usaha bekerjasama dengan Dokkes Polres Rembang ini untuk menggelar pengobatan gratis. Dan ini juga kita laksanakan dari tahun ke tahun. Yang tahun ini akan menyasar 5 sampai 6 desa. Dan di setiap desanya akan disasar sebanyak 200an warga ekonomi menengah ke bawah,"paparnya.

     

    Sementara itu, pihaknya juga akan selalu memeberikan kemanfaatan terhadap masyarakat Rembang. Mengingat biaya pengobatan ini dirasa semakin mahal.

     

    "Harapannya kedepan, pengobatan gratis ini dapat memperingan kebutuhan, mempermudah masyarakat mendapatkan fasilitas untuk kesembuhan,"harapnya.

     

    Sementara itu, Oni Prastiya selaku Kades Pulo Kecama Rembang mengaku terbantu dengan kegiatan ini. Mengingat kegiatan sosial ini bisa memberikan manfaat bagi kondisi warganya. Khususnya yang berekonomi menengah ke bawah.

     

    "Pengobatan gratis semacam ini dari pihak non pemerintah yang ada di Rembang baru kali ini. Al Hamdulilah direspon sangat baik, semoga digelar secara berkala dan kalau bisa ditambah setahun berapa kali gitu. Sosial ini membantu bagi warga kurang mampu,"pintanya. ( Ahmad Kaslani MBPN Rembang)

 

 

Grobogan MBP-News, Keberadaan Wisata Cindhe Laras ternyata begitu indah karena terletak di tengah hutan Gundhi Kabupaten Grobogan dekat dengan Waduk Kedung Ombo begitu asri dengan pemandangan yang masih alami.

Ketika awak media Bhayakara  Perdana - News pada hari minggu tanggal 23 September 2018 mewawancari juru kunci Wisata yang kebetulan pada saat itu berada di lokasi ( 22/9/2018)

 

 

Pak Rusmin adalah juru kunci Wisata Hutan Cindhe Laras yang sudah mengabdi selama 25 tahun menuturkan konon menurut cerita pada tahun 1042 ada seorang bayi yang sedang menangis bersama seorang perempuan yang berusia kurang lebih 35 tahun sedang berada di sendang penguripan beserta seekor jago yang bisa berbicara ketika jago tersebut sedang bersabung dengan lawan nya,

Semua lawan yang dihadapi pasti kalah dan mati.

 

Singkat cerita,anak bayi tersebut bernama Cendhe Laras yang dilahirkan oleh seorang permaisuri yang ditinggal suaminya untuk berburu di hutan, Tidak lain adalah  seorang Raja Jenggala Singosari  yang ditinggal di tengah hutan belantara yang tidak tahu namanya. 

Sedang permaiasuri tersebut pada saat itu sedang hamil tua, karena asyik berburu sang raja lupa akan keberadaan sang permaisuri berada hingga melahirkan seorang bayi laki- laki yang diberi nama Cindhe Laras.

 

Adapun di dalam wahana tersebut terdapat pemandangan waduk, kolam renang, grojogan ( air terjun) yang begitu indah dan asri dilihatnya serta permainan bagi anak-anak serta kaum remaja yang mengasyikkan.

 

Dari keterangan juru kunci, wisata tersebut dulunya dikelola oleh perorangan tanpa adanya kerjasama dengan masyarakat maupun dari pihak yang terkait. Akhirnya disaat krisis moneter, wisata tersebut terbengkelai dan mangkrak begitu saja tanpa terurus.

Wisata tersebut akhirnya dibuka kembali oleh pihak Perhutani kurang lebih 4 bulan yang bersinergi dengan LMDH ( Lembaga Masyarakat Desa Hutan ) dan bekerjasama dengan Inpres yang ketuai oleh Samudianto mantan pegawai Dikpora Kabupaten Grobogan untuk dibuka kembali sebagai Wahana Rekreasi hutan bagi masyarakat.

 

Untuk kekurangan yang perlu disikapi oleh pemerintah setempat agar di wahana rekreasi hutan tersebut, bendungannya masih terlihat bocor dan perlu dinormalisasi kembali agar tidak meluap pada saat musim penghujan, Begitu juga akses infrastruktur jalan masuk wisata baru akan dibangun ditahun 2019 mendatang.

Adapun pejabat yang sudah pernah meninjau lokasi tersebut diantarannya,

:Kapolres beserta anggotanya, Kajari beserta staffnya, Kepala Dikpora beserta staffnya dan Kodam Diponegoro Semarang.

Sedangkan Bupati Grobogan Sri Sumarni, SH,MM., belum pernah bisa hadir di lokasi baik pada acara ulang tahun suro dengan hiburan barongan sebagai tradisi masyarakat setempat serta pada saat Launching dibukanya kembali  wahana wisata hutan karena sesuatu kepentingan,ujarnya juru kunci.

 

Harapan dari masyarakat pemerintah daerah ikut peduli terhadap obyek wisata tersebut sebagai aset daerah dikelak memudian hari serta dapat meningkatakan perekonomian masyarakat desa hutan. (MBP-News/Arifin)

 

Demak MBP-News, Dalam Rangka pameran Kesejarahan yang dilaksanakan  Tanggal 20 s/d 24 September 2018, Museum glagah wangi yang dimiliki oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak turut menjadi peserta Pameran Kesejarahan 2018 Provinsi Jawa Tengah. 
 

 

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng hadir pada acara tersebut yang diwakili oleh Drs. Bambang Supriyono, M.Pd Kabid Pembinaan Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah. Pameran berlokasi Di Gedung pertemuan Umum Kajen Kabupaten Pekalongan.
 

 
Pameran Kesejarahan 2018 mengambil Thema "Merawat Kebhinekaan Menjaga Nasionalisme".
Pembukaan diawali dengan penampilan Tari Sintren yang menjadi ikon Kab. Pekalongan. Selanjutnya pameran dibuka oleh Bupati Kab. Pekalongan H. Asip kholbihi, SH, MSi.
 

 
Pameran dikuti oleh 24 museum. Meliputi Prov. Jateng, Prov.Kalimantan Selatan, Prov. Jambi, Prov DIY.(MBP-News/R.Alex)

 

REMBANG MBP-News, Balkemas Pati

Menggelar pengobatan gratis di Kabupaten Rembang bertempat di Desa Gegunung Wetan Kecamatan Rembang Kabupaten Rembang. 22/09/18.

 

 

Dalam acara tersebut Balkesmas Pati memberikan bantuan pengobatan gratis

Dan pemberian materi bentuk atau jenis penyakit menular dan tidak menular dan bagai mana cara mencegah dan mengobatinya.

 

 

Dalam kesempatan itu masyarakat  sekitar 200 orang yang mendapatkan undangan berkesempatan untuk memeriksakan kesehatannya dan bagi yang sakit dapat arahan dan pengobatan juga mendapatkan obat.

Kegiatan yang merupakan Penjaringan Penyakit Menular dan Tidak Menular Dalam Implementasi Germas (Gerakan Masyarakat Sehat)

 

Salah satu pasien atau warga Rukin Rt 4 Rw 1 Gegunung Wetan mengungkapkan jika acara ini digelar dapat memberikan manfaat tersendiri bagi warga.

"Biasanya sih ada dari desa, namun itu dikelompokan tiap tiap RT. Hanya saja, kalau kegiatan ini kan bagus. Bisa terpusat di balai desa, bisa dituju masyarakat dan ini juga ada pengobatan gratis tes kesehatan dan lainnya,"  ungkapnya.

Dengan begitu, penyakit asam urat yang ia derita bisa ia sampaikan kepada pihak medis. Sehingga nantinya bisa diberikan arahan serta obat.

"Biasanya sih hanya obat apotek. Dan ini malah ada dokter (medis)nya dan bisa diberikan arahan dan bimbibgan lainnya," paparnya.

 

 Kepala Desa Gegunung Wetan Suwanto mengatakan jika pengobatan gratis di balai desa ini baru digelar baru kali pertama yang memang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

"Kegiatan semacam ini baru pertama. Di mana kita koordinasi dengan pihak terkait yakni balai kesehatan wilayah pati, melibatkan 100an warga, kurang mampu. Biasanya ya menggunakan dana desa. Sebab dari pihak terkait atau pemkab tak ada.  Harapannya bisa bermanfaat bagi warga,"

 

Di sisi lain, dari pihak Balai Kesehatan Masyarakat Wilayah Pati Purwati mengimbau hidup bersih bagi masyarakat harus dikedepankan. Mengingat kesehatan itu penting bisa menangkal berbagai penyakit. Baik penyakit menular ataupun yang tidak menular.

"Kalau di wilayah pesisir itu harus bisa menjaga kesehatan, gaya hidup yang baik dan bersih. Khusunya di saat Open Defecation Free (ODF) BABS (Perilaku Buang Air Besar Sembarangan). Sehingga itu bisa dihindari,"urainya.

Selain itu, ia juga menjelaskan jika tak bisa mencegah BABS maka akan bisa tertimpa penyakit yang menular melalui berbagai faktor.

"Tentunya dengan BABS itu penyakit menular bisa menghinggapi masyarakat. Yakni melalui lalat. Di mana hewan tersebut sebagai fektor atau penyalur penyakit itu sendiri. Sehingga hidup sehat, mengkonsumsi makanan sehat dan seimbang serta harus bisa hidup sehat,"pungkasnya.

 

Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Komisi E yang membidangi kesehatan     H Wiwin Winarto SH

mengutarakan bahwa kegiatan ini memang penting sekali.

Mengingat masyarakat juga tak serta merta tahu akan informasi mengenai kesehatan dan penyakit itu sendiri.

"Tentunya itu sebagai bentuk kerjasama kami (Komisi E), bermitra dengan Balai kesehatan. Dan itu sangat diperlukan masyarakat. Yakni mengenai penjaringan, komunikasi, penyuluhan penyakit menular dan tidak menular itu seperti apa. Sehingga masyarakat bisa tahu dan bisa mengerti,  jenis penyakit menular dan tidak menular dan bagai mana mencegah dan cara mengobatinya.

( Ahmad Kaslani MBPN Rembang)

 

 REMBANG MBP-News, Emak emak di Jawa Tengah yang tergabung dalam organisasi Perempuan Indonesia Raya (PIRA) maupun lainnya siap mengawal kemenangan Prabowo Subianto - Sandiaga Shalahudin Uno dalam Pilpres tahun 2019 mendatang.

Hal itu diungkapkan saat acara Pendidikan politik perempuan "Jadilah Tiang Yang Kokoh, Tangguh Untuk Negara dan Anak Bangsa" dan santunan Anak Yatim tingkat Provinsi di Balai Kartini Rembang, Jumat (21/09/18).

 

 

Dalam kesempatan itu, Ketua PIRA Jateng Nunung Muchayatun Wachid mengungkapkan bahwa perjuangan para perempuan belum berakhir, Sehingga PIRA ini bisa dijadikan sarana perjuangan.

 

 

"Tahun 2009 kita (PIRA) bangkit, Tentunya kita akan memperjuangkan dengan baik, Oleh sebabnya kita harus bisa selalu memperjuangkan hak hak PIRA,"paparnya.

Dengan demikian, kegiatan atau konsolidasi serupa yang digelar secara rutin per tri wulan tersebut diharapkan dapat menyerap amanat berbagai kalangan. 

 

 

"Kita bergerak sesuai amanat perjuanagan PIRA. Konsolidasi rutinan. Dan mudah mudahan nantinya di Tahun 2019 puncak-puncaknya Gerinda jaya dan Prabowo menjadi nomor 1 di Indonesia," harapnya.

"Jangan lupa ya ibu ibu, di setiap usai sholat berdoa dengan menyebut Prabowo bin Profesor Sumitro Djojohadikusumo untuk bisa menjadi presiden. Dan mudah mudahan dengan itu bisa diijabahi oleh Allah,"pintanya seraya diaminkan Ratusan PIRA yang hadir.

Kemudian, ia juga mengingtkan bahwa gerakan PIRA ini tak serta merta dijalankan tanpa tujuan. Namun organisasi sayap Gerindra ini juga diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat.

"Kita punya 3 prinsip. Yakni Mandiri, Sejahtera dan Akhlaqul Kharimah. Selain itu juga berkegiatan Koperasi, Binaan, dan Bakti Sosial,"  bebernya.

 

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Jateng Wiwin Winarto mengaku senang kegiatan PIRA ini digelar di Rembang.

"ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kami Gerinda Rembang, mendapatkan kepercayaan bisa menggelar acara rutinan baik itu Sosial dan Konsolidasi di Rembang," pungkasnya. 

Tak hanya konsolidasi, acara tersebut juga diselipkan bakti sosial dengan menyantuni puluhan anak yatim piatu dari panti asuhan Darul Khadlonah Rembang. (Suparjan MBPN Rembang )

There are lots of other advantages of epimedium. Attractive Goat generic viagra Garden egg, avocadoes, and pears target the buy viagra online without rx Dont concern yourself with some special magic capsule or treatment. This really is maybe notMagic PillsHerbal. internet viagra The fast-growing need for various universal medications has really led to the development of so-called drugstores. us generic viagra The head of an average pedophile is ill viagra overnight shipping That is not therefore impossible, as a result of the 1,000,000 names, you are known by buy viagra with prescription Few acknowledge that a Blue Pill every time they pops. Because of this, this really is the best place to buy generic viagra Now, we have Blue Pill, a man-made synthetically manufactured pill for men with erectile disfunctions. For sample viagra for free Right now you can be one your free sample erectile dysfunction pills o The contemporary polluted environment we live in is an issue. It functions by raising quantities of viagra with no prescription