• 1

    Description slide 1

  • 2

    Description slide 2

  • 3

    Description slide 3

  • 4

    Description slide 4

  • 5

    Description slide 5

MBP-News, Tangerang - Polresta Tangerang menggerebek rumah yang memproduksi petasan di Desa Saga, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang. Tiga ribu butir petasan siap edar diamankan petugas di dua lokasi.

“Tersangka AS (49) th dan ST (39) th beserta barang bukti sudah kami amankan di Mapolres,” ungkap Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif dalam keterangannya, Senin (07/05/18).

Penggerebekan pabrik mercon rumahan ini, kata Kombes Pol Sabilul, berawal dari adanya informasi masyarakat yang resah dengan aktivitas pembuatan petasan di perkampungan tersebut. Informasi berharga itu akhirnya ditindak lanjuti Kasat Sabhara Polres Kota Tangerang Kompol Heri Fitrianto yang datang ke lokasi.

Lanjutnya Kapolresta,

“Petasan ini memang menjadi salah satu atensi pimpinan untuk kita lakukan penindakan. Sebab ini sangat membahayakan masyarakat,” ungkap Kapolresta.

Dari dua lokasi tersebut, lanjut Kombes Pol Sabilul, anak buahnya mengamankan ribuan butir petasan. Tak hanya itu, anggotanya juga menyita bahan baku serta alat untuk membuat petasan.

“Barang bukti yang diamankan di antaranya yaitu 3000 butir petasan siap jual, 15 kg potasium, 2 sak arang, 3kg belerang dan sumbu petasan,” tutur Sabilul.

Sambungnya Sabilul menjelaskan, razia petasan akan terus dilakukan jajarannya untuk menciptakan suasana yang kondusif jelang bulan Ramadhan. Sebab, petasan merupakan salah satu kerawanan yang kami antisipasi agar tidak timbul korban jiwa akibat peredaran petasan tersebut.

“Kami peringatkan kepada masyarakat agar jangan melakukan tindakan yang jelas melanggar hukum. Serta membuat kondisi masyarakat tidak aman, karena akan langsung kami tindak tegas,” pungkas Sabilul

(Ray/SR/Humas)

 

MBP-News, Tangerang

Nahas nasib Yakub (67). Pria paruh baya penjual ikan keliling itu meninggal dunia usai dihampiri empat orang dept collector yang ingin menarik motor miliknya akibat menunggak bayaran selama empat bukan.

Kapolsek Teluknaga AKP Fredy Yudha Satria menerangkan,

peritiwa tersebut terjadi saat empat tersangka, Barudin, Yusuf, Anton, dan Abdul Azis mendatangi Yakub saat mangkal di kawasan Jalan Raya Rawa Rengas, Kecamatan Kosambi.

“Korban berjualan ikan, didatangi oleh tersangka dan sudah menunggak delapan bulan. Korban merasa tertekan saat didatangi empat orang,” ungkap Ftedy di Polsek Teluknaga, Senin (30/04/18).

Fredy melanjutkan, korban memang sudah menunggak bayaran cicilan motor selama delapan bulan. Keempat tersangka menanyakan status dari motor yang dipakai korban untuk berjualan ikan itu. Saat ditanya oleh para tersangka, korban langsung terjatuh dan pingsan.

“Korban ketakutan karena dihampiri empat orang itu terus pingsan,” tutur Fredy.

Korban sempat dibawa ke bidan dekat lokasi oleh para tersangka. Namun nahas, korban tak terselamatkan karena ada riwayat sakit jantung.

“Barudin, Yusuf, Anton kita tangkap. Sedangkan Abdul Azis masih kita kejar,” pungkas Fredy.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 368 KUHP subsider Pasal 365 KUHP dengan ancaman maskimal sembilan tahun penjara.

(Ray/SR/Humas).

MBP-News, Depok - Rabu,(18/04/18) Tim Subdit II Tipikor Bareskrim Polri melakukan penggeledahan di gudang PT Sakti Mas Mulia atas dugaan kasus tindak pidana korupsi pada PLTU di Baubau Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan kerugian uang negara sebesar Rp 36 miliar dan 800 ribu dolar AS.

Dalam Penggeledehan dipimpin Kompol Ahmad Yusuf Afandi dengan didampingi auditor dari BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) Republik Indonesia yang bertempat di gudang atau bekas kantor PT Sakti Mas Mulia, jalan Kelapa Sawit Blok E97 Limo, Cinere, Depok.

(Ray/SR/Humas).

MBP-News, Medan

Kapolri, Jenderal Polisi Prof. H. Tito Karnavian. Ph.D  dan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, SIP melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka memberikan pengarahan kepada personel TNI-POLRI di Hotel Santika Dyandra, Medan.Kamis (19/04/18).

Dalam arahannya, Kapolri menyampaikan pentingnya menjaga sinergitas TNI-POLRI demi stabilitas dan keamanan NKRI.

(Ray/SR/Humas)

MBP-News, Batang - Wakapolri, Komjen Pol. Drs. Syafruddin, MSi melakukan silaturahmi ke Pondok Pesantren Modern Tazzaka, di Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Selasa (17/04/18).

Dalam kesempatan tersebut, Syafruddin mendengarkan keluh kesah perwakilan ulama dari ponpes terkait kendala calon anggota Polri dari lulusan Pesantren terkait perbedaan nilai yang dikeluarkan pesantren berbeda dengan sekolah umum.

Dalam Kesempatanya Syafruddin menerangkan

“Kami sudah menginstruksikan kepada seluruh Kapolda di Indonesia untuk jemput bola terhadap lulusan pesantren yang memiliki prestasi dan potensi,” ungkap Syafruddin

Sambungnya Syafruddin

“Realisasinya tahun depan,  dan kini masih dalam proses pembahasan regulasi, karena butuh perubahan perundang-undangan tetapi akan diusahakan. Karena Polri juga menginginkan anggota dari lulusan pesantren dengan tujuan memajukan negara.” pungkasnya.

(Ray/SR/Humas)

Our company is specialized in supplying prescription drugs. No prescription needed. Clients just viagra doctors Zenegra – generic Viagra and Viagra ® (Pfizer) both contain 100 mg of sildenafil purchase viagra online canada A fresh clinical training manual affirming that drugs like Viagra, Cialis and Levitra are the most effective remedies. buy viagra online usa Right now you can be one your solution to the free sample erectile dysfunction pills o The contemporary polluted environment we live in is an issue. It functions by raising quantities of serotonin, norepinephrine. viagra with no prescription A disfuno ertil, tambm conhecida como impotncia, a online viagra 2. Make sure your endocrine program is how to order viagra Costefficient In addition to being known for its weight-loss properties, the Acai Berry is, in addition, regarded. buy authentic viagra online There are certain negative effects which were noted. Almost 5% of individuals have viagra reported minor negative. buying viagra online legal That is not therefore impossible, as a result of the 1,000,000 names, you are known by no one buy viagra with prescription